Azizah; Mengharap DEMA Bekerja Dengan Konsisten - Araaita.com

Breaking News

Monday, 6 April 2015

Azizah; Mengharap DEMA Bekerja Dengan Konsisten


Dengan adanya Fakultas baru Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, yaitu Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Kemarin sudah terbentuk sebuah struktural DEMA F (Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas) yang sebagai wadah untuk mahasiswa FISIP (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik).
DEMA F, jika di Analogikan dengan Negara sama seperti Presiden (Eksekutif) sebagai eksekutif dan penyambung lidah masyarakat. Dengan terbentuknya DEMA F di Fakultas baru, maka DEMA Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik sudah mempunyai hak untuk menjalankan  roda keperintahan di kalangan mahasiswa selama satu tahun kedepan. Pemilihan Dema pada Fakultas Ilmu Sosila dan Ilmu Politik tersebut dipilih secara penunjukan oleh para anggota dekanat fakultas FISIP tersebut, mahasiswa yang berada pada fakultas tersebut mengharap dema yang dipilih oleh anggota dekanat secara langsung tersebut mampu membawa fakultas menjadi fakultas percontohan bagi fakultas baru. Ketua dari DEMA Fakultas FISIP, M. Ibnu Zakaria Al-anshor dari Prodi Sosiologi yang terpilih sebagai ketua mempunyai harapan agar mampu membawa fakultas baru menjadi fakultas yang maju. Hal tersebut disampainkannya kepada crew new news pada habis melakukan sebuah Raker (rapat kerja), ketua terpilih menambahkan paparannya tentang beberarap program kerja yang akan dilakukan oleh DEMA F untuk mahasiswa  FISIP. “habis dilantik banyak program yang harus saya kerjakan di FISIP demi temen-temen mahasiswa, karena saya sebagai DEMA yaitu mengayomi para mahasiswa,” ujar ibnu selaku ketua DEMA yang baru.
Tujuan pertama dema adalah membentuk UKM dan UKK, menurutnya UKM dan UKK sangatlah dibutuhkan oleh para teman mahasiswa untuk berdialektika dalam organisasi tersebut, karena UKM dan UKK tersebut adalah salah satu wadah atau fasilitas buat para mahasiswa supaya mahasiswa tidak hanya kuliah saja. Maka dari itu Fakultas baru dalam mendirikan sebuah UKM dan UKK, harus membentuk DEMA terlebih dahulu, karena DEMA adalah sebagai wadah bagi para mahasiswa. Atas terbentuknya DEMA yang terpilih kemarin langkah selanjutnya menjalankan RAKER (Rapat Kerja) yang dilakukan pada tanggal 26 Maret 2015 yang dihadiri oleh semua struktural di DEMA F tersebut. Hasil dari RAKER tersebut yang diunggulkan pertama yaitu mendirikan sebuah UKM dan UKK, karena UKM dan UKK yang bisa mempercepat FISIP labih maju. ”pertama program yang saya kerjakan yaitu membangun sebuah UKM dan UKK, karena itu memang terpenting. Supaya FISIP tidak kalah dengan fakultas yang lain” ucap ketua DEMA tersebut.
Dengan beberapa program yang akan dibangun oleh DEMA, yang salah satunya adalah UKM dan UKK. Mahasiswa menginginkan Setidaknya ada pendekatan dari DEMA tersebut untuk menyadarkan mahasiswa. Karena menurut sebagian mahasiswa tersebut mahasiswa sekarang rata-rata  jarang yang mau aktif di organisasi, mereka cenderung tidak tau betapa pentingnya mengikuti sebuah organisasi, karena di organisasi akan mempelajari sebuah pengabdian yang sudah tertera dalam Tri Darma Perguruan Tinggi, pendidikan, penelitian, dan pengabdian. Setelah kami lakukan konfirmasi pada dema mengenai hal tersebut ibnu mengungkapkan bahwa dema akan melakukan pendekatan dan sosialisasi. Hal yang akan dilakukan DEMA untuk merangkul para mahasiswa  dengan cara malakukan pendekatan emosional secara individu, dan mengajak mahasiswa suapaya aktif di sebuah organisasi. “kami dari DEMA akan mendekati para mahasiswa untuk membangun FISIP lebih maju dengan aktif di organisasi, seperti LPM, teater, band musik dan kami akan menyolidkan teman-teman dengan pendekatan secara individu,” ujar ibnu.
Terpilihlnya Ibnu dan terbentuknya jajaran dema di fakultas fisip ternyata tak banyak mahasiswa yang mengetahuinya, Mahasiswa fakultas tersebut banyak yang tidak mengetahui siapa anggota DEMA tersebut. Karena kurangnya sosialisasi dari DEMA tersebut, menjadikan sebagian mahasiswa fakultas tersebut tidak mengenal pada DEMAnya sendiri, namun begitu beberapa mahasiswa menginginkan dema mampu menjalankan tugas mereka dengan apa yang harus mereka lakukan secara konsisten. Sebagai pemimpin yang modern harus mendorong semua mahasiswa terutama di FISIP dalam menciptakan tujuan, memperkuat kohesi sosial, menyediakan tatanan sekaligus memobilisasi tempat belajar yang kolektif bagi mahasiswa, “sebenarnya sih saya tidak tau siapa DEMA FISIP sekarang, karena kurangnya sosialisasi dan meskipun saya tidak tau siapa DEMA tersebut, tapi saya hanya mau berpesan buat DEMA bawalah FISIP lebih baik kedepan,” kata Azizah mahasiswa ilmu politik yang kami wawancarai.


No comments:

Post a Comment