Masa Depanku Ditentukan Guru - Araaita.com

Breaking News

Monday, 6 April 2015

Masa Depanku Ditentukan Guru

Judul               : Stand And Deliver
Genre              : Drama Pendidikan
Sutradara         : Ramón Menendez
Produser          : Tom Musca
Penyunting      : Nancy Richardson
Durasi              : 110 Menit
Tanggal rilis    : 11 Maret 1988
Peresensi         : Siti Roykhanah


            Film ini diambil dari sebuah kisah nyata  yang dialami oleh seorang guru di Los Angeles yang menghadapi banyak masalah dalam proses mengajar. Dalam film ini dikisahkan tentang seorang pria yang mengajar matematika kalkulus di SMA Garfield. Namun, di SMA tersebut hampir semua siswanya tidak bisa dikontrol untuk menjadi lebih baik. Lalu, bagaimanakah pria tersebut mengatasi semuanya?
           
Film klasik yang dirilis pada tahun 1988 ini menggambarkan pentingnya peran seorang guru dalam kehidupan masyarakat. Edward James Olmos seorang aktor yang pernah memenangkan piala OSCAR, dalam film ini berperan sebagai Jaime Escalante tokoh utama yang protagonis yang menghidupkan cerita.
Di dalam film ini diceritakan bahwa pada awalnya Escalante sangat tidak dihargai oleh siswa-siswanya. Setiap kali Escalante masuk ke dalam kelas tidak ada sedikitpun siswa yang mau memperhatikannya, para siswa tersebut lebih asik dengan apa yang sedang dilakukan. Tapi Escalante tidak menyerah dengan keadaan itu, dia memikirkan cara yang tepat agar siswanya bisa memperhatikannya dan bisa pintar.
Sebuah cara yang dilakukan oleh Escalante memang tidak seperti kebanyakan guru yang lebih memilih memperlakukan siswanya dengan kekerasan. Escalante mempunyai cara salah satunya dengan memilih mendukung keburukan yang disukai siswanya, namun diarahkan untuk menghasilkan hal yang baik. Dengan cara itu, Escalante mampu mencuri perhatian siswanya. Seperti yang dilakukannya dalam film, dia menyuruh anak siswanya untuk membuat barang-barang bekas menjadi alat musik disetiap waktu mengajarnya. Apa yang dilakukan Escalante sukses membuat siswanya tercengang.
Keberhasilan Escalante mencuri perhatian siswanya belum tentu mampu membuat siswanya pintar dengan kalkulus yang dia ajarkan, karena siswa yang diajar oleh Escalante terkenal siswa yang bodoh. Dalam hal ini Escalante juga menciptakan cara baru agar siswanya bisa lebih mudah mengerti, cara yang dilakukan oleh Escalante dengan merubah kurikulum yang ada pada SMA Garfield tapi tetap mengandung unsur kalkulus ajarannya.
 Kurikulum yang dirubah oleh Escalante memunculkan masalah baru yang membuat guru lain di SMA Garfield sampai kepala sekolah membencinya, karena apa yang disampaikan tidak sesuai kurikulum. Banyaknya yang menentang Escalante tidak menyurutkan hatinya untuk tetap meneruskan apa yang sudah menjadi keputusannya. Agar bisa menunjukkan apa yang dilakukan olehnya benar, Escalante mengikutkan siswanya pada sebuah ujian kalkulus. Namun, banyak yang meragukan dengan hasil kerja siswanya. Tapi setelah diulang untuk melakukan ujian kembali semua orang terpanah tidak percaya.
Keberhasilan seorang Escalante dalam mengubah moral siswanya yang sebelumnya urakan, serta menjadikan siswanya lebih pintar adalah sebuah hal yang luar biasa yang mampu dicapai. Meski dalam proses pencapaian tersebut melawan arus kurikulum yang ada di tempatnya mengajar yang membuat semua guru menjadi membencinya, namun dia mampu menunjukkan apa yang dia lakukan demi keberhasilan siswanya.
Kelebihan dari film “Stand And Deliver” adalah mampu memberikan inspirasi bagi guru dan siswa mengatasi kekurangan mereka dan menjadi yang terbaik yang mereka bisa, film ini benar-benar kuat dalam meyakinkan karena tokohnya dalam berbicara dan bertindak cukup meyakinkan, dan dari dalam film kita dapat diperkenalkan keberbagai karakter yang menarik dan mengesankan yang belum pernah kita temui.


No comments:

Post a Comment