Profil Pemimpin Sang Bung Karno - Araaita.com

Breaking News

Monday, 6 April 2015

Profil Pemimpin Sang Bung Karno

Bung Karno merupakan sosok nasionalis dan reformis yang berlandaskan kepada prinsip nlai ketuhanan dan agama.

Siapa yang tidak kenal dengan sosok nasionalis dan reformis yang terkenal dengan keberaniannya untuk memimpin negara ini dengan semangat yang berkobar-kobar hanya demi kepentingan bangsa dan negaranya kalau bukan Bung Karno. Banyak orang yang memanggilnya dengan sebutan pak Karno dan juga ada yang bilang Bung Karno.
Fokus dia saat itu adalah membangun citra Republik Indonesia ini di mata dunia, agar bangsa Indonesia ini bisa bersaing dengan negara-negara lainnya baik dikancah nasional maupun Internasional. Oleh sebab itu Soekarno sendiri sudah merancang strategi dan sumbangan pemikiran melalui rapat-rapat kenegaraan dengan para menteri-menterinya melalui kesepakatan bersama untuk terwujudnya suatu visi dan misi negara Indonesia.
Soekarno merupakan presiden pertama di negara Indonesia, tokoh yang memperjuangkan kemerdekaan negara ini untuk mencapai suatu tujuan yaitu kesejahteraan rakyat bersama, dia lahir di Surabaya tepatnya pada tanggal 6 juni 1901 dan wafat pada tanggal 20 juni 1970. Orang-orang banyak yang mengagumi terhadap sikap, perilaku dan sifatnya, yang mana dia memimpin negara Indonesia ini dengan sangat serius dan peduli kepada yang dipimpinnya demi terciptanya suatu hal yang dapat berguna bagi bangsanya.
Dia juga mempunyai sifat tegas dan berani dalam hal apapun, sayang sekiranya membuahkan hasil positif dan menghindari dari hal-hal yang bersifat negatif yang nantinya akan menghambat bahkan merusak terhadap jalannya laju pemerintahan, sehingga banyak negara-negara lain yang mengagumi terhadap biografinya mulai dari awal sejarah sampai dengan meninggalnya. Soekarno mempunyai keistimewaan dan kewibawaan yang tinggi sehingga banyak orang-orang yang menghormatinya pada saat itu dan diapun juga dikenang orang tidak hanya di Indonesia itu sendiri akan tetapi juga sampai kenegara-negara lainnya sampai sekarang bahkan di filmkan dan masuk film nasional yang harus kita lestarikan dan tonton dari pada film-film dari luar yang kita tonton. Tapi fakta mengatakan bahwa orang Indonsia banyak yang meminati film-film yang dari luar negeri, dan orang negeri ini sendiri yaitu Indonesia hanya sedikit yang meminati filmnya sendiri. Soekarno banyak mengenal banyak tokoh yang memiliki jiwa reformis yang dia kenal sebelumnya, dan berjuang mati-matian demi kemerdekaan Indonesia, dan mampu membuat bangsa ini maju, berkembang dan dapat membawa perubahan bagi negaranya sendiri ataupun bagi dunia.
Setelah lulus dari sekolah menengah dia melanjutkan pendidikannya ke Bandung. ITB merupakan kampus yang dipilih olehnya, setelah lulus dari pendidikan tingginya fokus utama dia ialah memperjuangkan negara yang dipimpinnya sampai detik darah terakhir. Untuk menjadikan negara Indonesia sejahtera, dia rela meskipun berhadapan dengan hukum. Kepentingan rakyatnya lebih diprioritaskan dari pada kepentingan sendiri, itu yang membuat banyak pihak merindukan dan mengenangnya sampai saat ini.
Pendidikan beliau mulai dari sekolah dasar (Eerste Inlandse school, Mojokerto) Euro pesche Lagere school (ELS, mojokerto), Hogere Burger School (HBS), Mojokerto, Tesnische Hooge School, (Bandung).
Pada tanggal 17 Agustus 1945 soekarno dan Moh. Hatta memproklamirkan kemerdekaannya setelah berhasil memperdaya negara Jepang yang pada saat itu berusaha untuk merebut dan menyerang negara tercinta ini. Akan tetapi keberanian dan ketegasan  beliau membuahkan hasil yang sangat memuaskan bagi seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke, sehingga bangsa Indonesia bisa mengalahkan Jepang pada saat itu.
Banyak sekali peninggalan berharga yang tidak bisa dilupakan oleh banyak pihak di negeri ini.  Dia menerima gelar doctor honoris causa dari 26 universitas baik didalam negeri maupun diluar negeri, yakni Universtas Gajah Mada, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjajaran, Universitas Hasanuddin, Institut Agama Islam Negeri Jakarta, Colombia University (Amerika serikat), Lomonosov University (Rusia), Berlin University (Jerman) dan Universitas Al-Azhar (Kairo).

Dia juga menerima penghargaan The Order Of Suprame Companion Of Or Tambo yang diberikan dalam bentuk medali, Pin, dan lencana yang semuanya dilapisi dengan emas, semua itu diberikan oleh presiden dari negara Afrika Selatan yang bernama Tambo Mbeki atas jasanya dengan mengembangkan solidaritas bersama demi melawan negara maju serta menjadi inspirasi bagi negara Afrika Selatan dalam melawan penjajahan dan yang membebaskan diri dari politik Apartheid. Adapun penyerahan penghargaannya dilaksanakan dikantor kepresidenan Unions Buildings di Pretoria tepatnya pada bulan April tahun (2005).   

No comments:

Post a Comment