Sinchan Akademikus - Araaita.com

Breaking News

Wednesday, 29 April 2015

Sinchan Akademikus


“Alis tebal kini mulai merajai dunia kecantikan, termasuk dijajaran mahasiswi. Banyak mahasiswi yang menerapkan alis tebal mirip Sinchan untuk mempercantik penamilannya saat pergi ke kampus”
Ujian Tengah Semester (UTS) mulai dirasakan oleh mahasiswa di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya pada minggu ini. Bersamaan dengan hal itu, kata “cantik” sedang membuat fenomena baru dikalangan remaja. Hal tersebut seiring dengan menjamurnya film Korea yang membawa tren alis tebal ala Sinchan, karakter anime bocah dari Jepang. Mahasiswi UIN Sunan Ampel pun tidak ketinggalan untuk membuat alis terlihat lebih tebal dari aslinya.
            Dihadapkannya para mahasiswi tersebut dengan UTS pasti akan menyita waktu untuk berhias diri karena harus belajar, namun hal ini tidak menghalangi mereka untuk tetap tampil cantik dengan alis tebal yang biasa digunakan. “Memang sekarang sedang diadakan UTS dan saya harus belajar, tapi saya tetap harus dandan agar terlihat fresh,” ungkap mahasiswi jurusan Ilmu Komunikasi yang namanya disamarkan. Hal yang sama juga diungkapkan oleh mahasiswi jurusan Komunikasi Penyiaran Islam, bahwa menurutnya belajar untuk UTS tidak harus menghilangkan tradisi menggunakan alis tebal meskipun harus rela berjam-jam di depan kaca.
            Sebenarnya alis tebal sendiri mulai tren ditahun 2015. Seperti pengakuan dari make up artis asal Surabaya, Eddy Rizaldy, yang dimuat di website surya.com bahwa, tren alis tebal itu diadobsi oleh selebriti Korea Selatan untuk mewarnai tren alis 2015. Menurutnya juga, alis tebal pada wanita akan memberikan kesan feminin, muda dan imut pada perempuan. Sejalan dengan hal tersebut, salah satu mahasiswi di Fakultas Dakwah dan Komunikasi yang memakai alis tebal, tidak mau disebutkan namanya ini mengutarakan, jika dia lebih percaya diri dengan menggunakan alis tebal, karena bentuk alisnya yang tipis.
            Alis tebal memang sudah menjadi tren dan juga banyak ditiru mahasiswi di UIN Sunan Ampel. Namun, tidak semua setuju dengan penggunaan alis tebal yang menyerupai alis Sinchan tersebut. “Kalau saya lebih suka yang apa adanya, ga berlebihan,” jelas Muzammil mahasiswa Ilmu Komunikasi semester dua. Hal senada juga diungkapkan oleh Novi, mahasiswi Ilmu Komunikasi yang tengah menjalankan kuliah disemester dua, bahwa menurutnya penggunaan alis tebal bukannya menarik jika dilihat, malah sebaliknya lebih terlihat aneh.
            Dari hasil riset yang dilakukan kepada sebagian mahasiswa dan mahasiswi di Fakultas Dakwah dan Komunikasi juga menunjukkan, bahwa kebanyakan dari mereka lebih suka yang natural, atau apa adanya. Dan salah satu dari mahasiswi Ilmu Komunikasi, Romadhoni Kusnul Khotimah, juga memberi saran kepada mahasiswi yang ingin tetap terlihat cantik dengan pensil alis. Menurutnya jika memang ingin menggunakan pensil alis kalau bisa tetap terlihat senatural mungkin, agar tidak terlihat berbeda dengan alis sesungguhnya yang dimiliki dan juga disesuaikan dengan bentuk alis.
            Sebagai seorang mahasiswi pastinya sudah mampu menilai mana yang pantas dan mana yang tidak, mana dandanan yang pantas saat kuliah dan pergi jalan-jalan. Namun, dandanan yang berlebihan seperti yang ditampilkan sebagian dari mahasiswi di UIN Sunan Ampel, membuat tidak bisa membedakan saat kuliah dan sedang jalan-jalan. Sesungguhnya dalam agama sendiri, melarang berhias dengan berlebihan atau tabarruj. Seperti pada Qur’an surat al-Ahzab ayat 33 yang artinya, janganlah kalian bertabarruj sebagaimana tabarrujnya orang-orang jahiliyah yang awal. Sebagaimana hal tersebut, menjadi mahasiswa harusnya mampu menempatkan diri dimana saat sedang kuliah, berhias dengan cara yang natural atau alami adalah keharusan yang tidak tertulis umtuk mahasiswi.