IQMA Hadirkan Kesan Pada Malam Puncak Dies Maulidiyah - Araaita.com

Breaking News

Tuesday, 5 May 2015

IQMA Hadirkan Kesan Pada Malam Puncak Dies Maulidiyah

“Dies maulidiyah IQMA yang ke-26 kali ini beraromakan Sosial, selain agenda bakti sosial kepada anak yatim, pembinaan Guru TPQ, IQMA Mengajak masyarakat bershalawat bersama para Ulama dan Habaib”
Peringatan puncak Dies maulidiyah IQMA (Ikatan Qori’ Qori’ah Mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya) XXVI berlangung senin malam (4/5). Sebelum menginjak acara puncak, IQMA yang telah genap berusia 26 tahun tersebut memulai serangkaian acara pra mulai dari pembinaan Guru TPQ, Musyabaqah Syarhil Qur’an, Seminar Enterpreneur, Musyabaqah Khottil Qur’an, pembinaan Thilawah Qur’an dan Festival Shalawat Al-Banjari. itulah serangkaian agenda yang diselenggarakan panitia dalam menyambut datangnya momentum peringatan ulang tahun yang rutin diadakan setiap tahunnya. Puncaknya, yaitu digelarnya Malam Puncak sebagai penutupan peringatan Dies Maulidiyah pada pukul 19.00.
bertempatkan di lantai dasar Masjid UIN Sunan Ampel Surabaya dengan agenda penyerahan donasi kepada Anak yatim, hingga Majelis Dzikir dan pembacaan Shalawat dengan gema “UINSA bershalawat”.
 Dalam peringatan Dies maulidiyahnya, kali ini  IQMA menghadirkan perbedaan dari konsep acara karena dinilai lebih berani. Hal ini bisa dilihat dari kemasan agenda majelis dzikir dan pembacaan shalawat yang dibuka untuk kalangan umum. Selain itu, segenap tamu yang diundang merupakan para Ulama’ dan Habaib se-Jawa Timur dan sekaligus berkesampatan memimpin majelis Dzikir dan pembacaan Shalawat serta Mauidloh Hasanah oleh KH Yazid Bustomi.
Suryadi yang pernah menjabat sebagai Ketua IQMA 2012 menilai bahwa Dies maulidiyah kali ini berjalan dengan sangat lancar pasalnya panitia telah berhasil mengundang para masyaikh se-Jawa timur. Secara pribadi dirinya memberikan apresiasi terhadap pengurus beserta panitia pelaksana telah memberikan kesan yang istimewa pada konsep acara penutupan Dies maulidiyah IQMA yang ke-26 kali ini. “secara pribadi konsep penutupan kali ini berhasil luar biasa, penutupan Dies maulidiyah sebelumnya masih sederhana,” ungkapnya saat ditemui kru Ara-Aita Online di serambi selatan masjid Ulul Albab.

Salah satu ulama’ yang berkesempatan menyampaikan Mauidhoh Hasanah pada acara akbar tersebut, yaitu K.H Yazid Bustomi menilai jika majelis tersebut sudah bagus. Pihak penyelenggara selalu menjaga kekompakan. Selain itu, Ulama’ yang dikenal sebagai pengasuh Pondok pesantren Mifatkhul Huda Kraton-Pasuruan itu memberikan tanggapan pasca diadakan majelis tersebut diharapkan mampu suntikan positif bagi masyarakat. “harapan pribadi semoga dapat memupuk jiwa kecintaan kepada Agama”, Ujar saat ditemui kru Ara-aita Online selepas Penutupan Dies maulidiyah IQMA. *(Iqbal)