Teguh Sang Inspirator Kehidupan - Araaita.com

Breaking News

Saturday, 29 August 2015

Teguh Sang Inspirator Kehidupan

Teguh Saifuddin, belum banyak orang yang mengenal nama ini sebelumnya. Teguh merupakan salah satu mahasiswa baru di UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA), tepatnya di Fakultas Tabiyah dan Keguruan dengan program studi yang diambil berupa Pendidikan Agama Islam (PAI). Mahasiswa baru yang dilahirkan di Kabupaten Mojokerto ini harus merelakan dirinya tidak bisa merasakan menjadi seorang mahasiswa di UINSA, karena takdir yang diberikan oleh Sang Maha Kuasa untuk memanggilnya terlebih dahulu menghadap-Nya pada tanggal 13 Agustus 2015 bulan lalu
Almarhum yang dilahirkan dari keluarga Mulyadi ini sudah dikenal mempunyai sifat yang baik kepada semua orang, bahkan kepada seorang yang baru dikenalnya Teguh pun tetap baik dan ramah. Teman yang baru saja dikenalnya ketika melakukan pendaftaran OSCAAR pun juga menilai Teguh merupakan orang yang begitu baik. Sehingga saat seorang yang ‘berhati malaikat’ ini dipanggil semua orang pun banyak yang merasa sedih kehilngan sosok Teguh Saifuddin.

Dilahirkan menjadi anak pertama dari tiga bersaudara dalam sebuah keluarga yang sederhana, menjadikan Teguh merasa mempunyai tanggung jawab terhadap keluarganya. Tidak pernah sedikitpun ada yang melihat Teguh melawan ataupun membantah orang tuanya. Selalu jatuh dengan semua perintah dan omongan orang tua. Ini lah yang menjadikan sang orang tua terkadang masih belum ckup untuk ikhlas menerima kepergian sang inspirator kehidupan.

Sosok Teguh merupakan sosok yang juga begitu disayang oleh  sang Kyai di Pondok Pesantren Darut Taqwa IV tempat dirinya mengaji. Ditempatnya mengaji pula dia sering disuruh oleh Kyai sendiri untuk menggantikan posisi Gus untuk mengajarkan ngaji pada anak-anak yang lain, karena sang kyai yang melihat begitu pintarnya sang santri sehingga memilihnya menjadi pengganti untuk mengajar ngaji di pondok. Sang Kyai yang akrab dipanggil dengan nama Gus Mashuri ini begitu menyayangi salah satu santri nya karena kebaikan dan ketaatan seorang teguh saifuddin di dalam bertingkah laku disetiap harinya.

Setiap orang yang mengenal Teguh Saifuddin mengungkapkan bahwa dia merupakan seorang yang baik, pintar, taat kepada orang tua, taat beribadah,dan semua yang baik. Dilahirkan menjadi seorang yang begitu baik oleh semua orang, tidak heran juga jika dia disayangi oleh Sang Kuasa sehingga memanggil Teguh lebih cepat untuk bersamanya. Teguh yang kini hanya bisa dikenang dan tak bisa lagi terlihat dengan mata diharapkan bisa menularkan segala sikap-sikap yang tertanam dalam dirinya kepada orang lain.

Sang lulusan dari SMA N 1 Mojosari ini memang begitu terlihat semangatnya untuk menjadi mahasiswa baru. Terbukti dari banyaknya teman-teman seperjuangan yang satu jurusan dengan Teguh dan menitipkan pembuatan buku kepada Teguh Saifuddin untuk proses OSCAAR yang akan terlaksana. Namun, tidak sampai merasakan sedikitpun menjadi mahasiswa baru, Teguh lebih dahulu dipanggil untuk menghadap sang kuasa.

Sabar, baik, pintar, rajin ibadah, dan semua hal yang baik bahkan belum bisa mewakili kebaikan dari sosok sang inspirator kehidupan ini. Tidak ada sifat buruk sedikit pun yang berbekas dalam diri setiap orang yang mengenal Teguh Saifuddin, hanya sifat-sifat baik yang mampu menghiasai kenangan setiap orang yang mengenal sosok Teguh. Walaupun kini Teguh Saifuddin telah pergi terlebih dahulu, namun segala kebaikannya akan tetap teringat jelas dalam memori. Kini apakah sang inspirator kehidupan ini mampu mewariskan semangat dan sifat baiknya kepada orang lain, dan melahirkan Teguh Saifuddin yang baru lebih banyak lagi.

Diakhir hayat sang inspirator, dikatakan bahwa dia terserang typus, DBD dan sesak nafas yang menyebabkan nyawanya melayang. Sebelum sang inspirator pergi untuk selamanya, teman-teman Teguh tidak pernah mendapati dia sakit atau dalam keadaan yang menggambarkan kesehatanya yang menurun. Hanya satu kali Teguh mengalami sakit seperti itu, yang kemudian sampai mengambil nyawanya.

Seharusnya sosok Teguh Saifuddin yang begitu baik bahkan mendekati manusa-manusia yang sempurna bisa menjadi inspirasi untuk semua orang agar bisa menjadi lebih baik lagi. Karena inspirator kehidupan tidak hanya hadir dari seseorang yang sudah terkenal, namun juga bisa datang dari orang-orang biasa yang unik, seperti  sosok Teguh yang mempunyai sikap baik dan semangat yang penuh dalam mengikuti proses OSCAAR atau pun proses perkuliahan yang nantinya terjadi. *(Mad)



No comments:

Post a Comment