Himasos Adakan Seminar dan Bedah Buku “Sosiologi Tubuh” - Araaita.com

Breaking News

Tuesday, 1 December 2015

Himasos Adakan Seminar dan Bedah Buku “Sosiologi Tubuh”

araaita.com – Ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas dan prodi UIN Sunan Ampel Surabaya mengikuti seminar dan bedah buku dengan tema “Sosiologi Tubuh” dengan sub tema “Membentang Teori di Ranah Aplikasi” di gudung Self Access Center (SAC) pada Senin, (30/11).
            Acara yang di selenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Sosiologi (Himasos) UIN Sunan Ampel tersebut diadakan dalam rangka melaksanakan program kerja (Proker) Himpunan Mahasiswa Sosiologi (Himasos) UIN Sunan Ampel Surabaya, “ karena acara yang diadakan Himasos ini sedikit, jadi uangnya tidak terpakai, makanya kita bikin acara dari persetujuan dekanat juga, dari persetujuan kaprodi,” Ungkap Mulana Rifki selaku panitia acara seminar tersebut.
            Selain itu Maulana rifki juga mengungkapkan bahwa acara seminar dan bedah buku tersebut merupakan inisiatif dari mahasiswa Sosiologi, yang kemudian mendatangkan pemateri dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA), “usulannya anak-anak ini ada bedah buku pengennya pematerinya dari UNESA, kemudian kami laksanakan itu”, Imbuhnya.
Dalam seminar tersebut di hadiri oleh Ardhie Raditya, S.Sos. M.A selaku penulis buku “Sosiologi Tubuh”, turut hadir pula Moch. Choirul Arief, S.Ag, M.Fil.I  selaku pembanding dalam acara tersebut.
            Bedah buku tersebut di moderatori oleh Ketua Himasos yaitu Muthin Nasiin yang kemudian memberikan kesempatan pertama kepada Ardhie Raditya untuk menyampaikan materinya mengenai buku yang di tulisnya yaitu “Sosiologi Tubuh”, sedangkan sebagai pembanding Moch Choirul Arief menyampaikan materi yang kedua sekaligus memberi tanggapan terhadab buku tersebut.
             Choirul Arief juga menuturkan, buku tersebut sangat bagus, dan Inspiratif dalam memberikan hal baru dalam kajan Sosiogi, sekaligus menjadi acuan bagi pakar-pakar sosiologi agar kajian Sosiologi lebih terbuka dan tidak hanya terletak pada hal-hal yang sudah ada, masyarakat, interaksi dan lainnya.
 “Bagus, ini inspiratif, memberikan semacam dorongan kepada pakar-pakar sosiologi untuk melihat lebih terbuka bahwa kajian Sosiologi ini tidak hanya sekedar terletak pada hal-hal sudah ada seperti masyarakat, interaksi dan sebagainya”, Ujarnya.
            Lebih lanjut Choirul Arief mengatakan bahwa dalam buku tersebut Ardhi menawarkan bahwa ada sesuatu yang di abaikan dalam kajian-kajian Sosiologi yaitu terkait dengan tubuh yang melekat dalam diri manusia ketika berhadapan dengan perubahan-perubahan sosial.
 “Nah ketika itu dilakukan banyak yang teori-teori sosial yang belum bisa menjawab, selanjutnya buku ini memberikan semacam secercah harapan bahwa sosiologi mulai bangkit, bahwa disamping persoalan-persoalan besar, ada persoalan-persoalan yang sederhana justru  yang menentukan perubahan-perubahan besar itu, yaitu tubuh manusia” Imbuhnya.
Ardhie selaku penulis buku “Sosiologi Tubuh”, memaparkan perihal latar belakang penulisan buku tersebut, menurutnya buku tersebut di tulis lantaran berangkat dari kegelisahan-kegelisahan dirinya terhadap kajian-kajian ilmu sosiologi yang jarang memahas tentang tubuh, khusunya di Indonesia.
“Ini latar belakangnya karena kita mengalami kegelisahan bahwa tubuh itu jarang dibicarakan oleh ilmu sosial pada umumnya, terutama di Indonesia. Maka kemudian kegelisahan itu kita tuangkan untuk memberi tawaran yang cukup meyakinkan didalam era masyarakat yang kontemporer sekarang yang ikut membaca elemen sosial”, pungkasnya. 
  *(ris)

No comments:

Post a Comment