Jangan Berhenti Ataupun Kembali - Araaita.com

Breaking News

Thursday, 10 December 2015

Jangan Berhenti Ataupun Kembali

Bapak..... kini telah kuusaikan sekolahku, perjalanan singa mencari mangsa telah sampai pada sebuah penantian sesungguhnya.Tapi itu bukanlah akhir dari cerita, air di dalam bejana belum nampak jelas, masih butuh untuk pengisian oleh bebatuan kecil, sehingga suatu saat burung pelatuk dapat sampai meminumnya. O Bapak, kini hatiku bimbang akan kearah mana kaki ini melangkah selanjutnya, ada banyak tujuan dan ada banyak pula jalan yang bisa ditempuh. Seolah aku ditengah lingkaran yang bercabang-cabang  yang memilukan kepalaku ini.
Bapak...... aku sungguh menginginkanmu tunjukkan yang terbaik untukku, sekali saja, lalu sisanya akan kuurus.  Hanya itu pintaku di tengah gulita kegelapan, harap  wangsit dariNya. Sebelum fajar menyingsing, ketika aku hendak berangkat telah aku genggam erat tujuan. Yang nampaknya begitu sulit untukku kesana, begitu juga jalannya tidak pernah aku kenal sebelumnya . 
Tapi ..... apa kuasaku? Ini adalah wangsit dari sang bapak. Aku pun mencoba untuk meyakinkan diriku, aku harus mencobanya atau tidak sama sekali. Akhirnya aku memutuskan tuk melangkah sedikit demi sedikit. Rasanya begitu lama perjalananku seperti seekor siput, karena  kaki pun tak terbiasa melaluinya. “Ahhh sial !!! panas sekali hari ini...”, sejenak aku berhenti. Tak lama kemudian aku terbangun dan teringat bahwa jalanku masih panjang sekali
Lalu aku  terus menyusuri jalan berharap akan segera tercium kaki tujuan. “Huh huh huh lelah sekali ternyata, O bapak masihkah lama jalan ini untuk kulalui. Aku butuh air, aku tak sanggup rasanya, sungguh.....”
“Tenanglah anakku, jangan mengeluh terus... karena itulah yang akan menjadi penghambat bagimu meniti tujuan. Kamu sudah berjalan, itu berarti kamu harus sanngup berlari, jangan sampai putus jalanmu itu”
“Mengapa kau berikan wangsit begitu sulit bagiku, aku tak pernah menyangka, mendengar, atau pun melihat jalan ini untuk kulalui wahai bapak”. Termenungku dalam dinginnya malam.....  “Ehemm.... Oke jika aku sudah berjalan aku tidak boleh berhenti atau pun kembali pulang, aku harus terus menyusuri jalanku ini sampai aku temukan tujuan itu”.
Bahkan jika harus berlari pun!!!!


No comments:

Post a Comment