Media Sang Raja Penakhluk Manusia - Araaita.com

Breaking News

Thursday, 3 December 2015

Media Sang Raja Penakhluk Manusia

Zaman semakin modernisasi, teknologi akan semakin merajalela di muka bumi. Akhir-akhir ini kita di bumingkan dengan Media Massa, Dengan media yang bermacam-macam bentuknya seperti halnya hp, tv, koran, majalah, radio, internet Itu dapat memberikan efek yang sangat kuat bagi audiensnya.  Dapat kita bayangkan berapa banyak orang yang menggunakan media massa pada masa kini? Dari prosentase yang ada menurut survei Ac Nielsen negara indonesia di populerkan dengan Media Massa (telvisi) tv, dimana media tv ini menjadi media utama yang di konsumsi oleh masyarakat indonesia dengan menempati puncak tertinggi yakni (95%) dari media lainnya.
jika media tv menjadi media utama, dan berpengaruh bagi pola pikir serta perilaku masyarakat ,dapat di pastikan memberi efek yang sangat kuat bagi penggemarnya. Dalam teori yang di bawa oleh Jason teori jarum suntik bahwa media massa di anggap lebih pintar dari pada khalayaknya. Bahkan Media massa juga di anggap bisa menjawab semua pertanyaan dari masyarakat. Padahal media justru menjadika manusia tidak berfikir sehingga hal inilah pembodohan akan semakin merajalela di kalangan masyarakat itu sendiri.
Pasalnya, media tv telah memberika informasi apa yang di butuhkan oleh masyrakat mulai dari kebutuhannya sampai hiburan. Sehingga masyarakat juga akan mengkonsumsinya mentah-mentah karena media yang di lihat itu menyumbang apa yang di butuhkannya pada saat itu. Salah satunya yang  menjadi korban dari media massa adalah di kalangan para mahasiswa seperti yang kita lihat Mahasiswa di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA), dengan gaya hidup yang modern yang masih eksis di saat ini adalah mengenai penampilan dari segi drees, hijabes sampai shoes. Mereka yang asik dengan dunia fashion akan berpenampilan sesuai dengan model baru. Salah Mahasiswa dari jurusan sastra inggris yang menamakan dirinya tiwi prasati ini, menganggap bahwa dunia fashion adalah dunia yang paling berpengaruh dalam dirinya, karena dengan penampilan dapat (bertawasut) menyesuaikan dirinya dari teman-temannya. apalagi di surabaya di kalangan teman-temannya banyak yang hedonis dan berpenampilan sesuai dengan tren yang lagi ngehits.
Namun juga ada sebagian mahasiswa yang terlibat langsung dari efek media sosial seperti meniru cara berbusana oleh artis di instagram. Menurut Aniyatin dari jurusan dakwah dan komunikasi cara yang mudah untuk berpenampilan cantik dan tidak ribet adalah meniru bagaimana cara berpenampilan yang ada di instagram dengan meniru cara berbusan oleh para artis selebgram, bahkan media memberikan solusi yang tepat ketika kita kebingungan berpenampilan. Ucapanya ketika diwawancarai wartawan Arra Aita.

Dari sinilah dapat kita ketahui bahwa media pada dasarnya memberikan dampak yang positif dan negatif bagi orang yang terlibat di dalamnya, di katakan positif jika seseorang itu bisa menyaring dan menggunakan, memanfaatkan dengan baik dan benar. Namun sebaliknya, jika tidak di gunakan dengan sebaik mungkin maka akan berefek sangat jelek dan tidak bermanfaat.

No comments:

Post a Comment