Akibat Toilet Mampet, Air Meluber ke Dalam Fakultas - Araaita.com

Breaking News

Wednesday, 23 March 2016

Akibat Toilet Mampet, Air Meluber ke Dalam Fakultas


Dok. Nim/Arta
            Araaita.com - Selasa, (22/03/2016) tepatnya pukul 11 siang, Wonocolo, Surabaya selatan diguyur hujan lebat. Tak dipungkiri jika salah satu kampus di daerah tersebut ramai akibat kerumunan mahasiswa yang hendak mencari tempat untuk berteduh, seperti UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA). Tidak jauh berbeda dengan keadaan diluar, situasi di dalam salah satu fakultas UINSA pun terlihat begitu ramai. Seperti Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), fakultas tersebut terlihat ramai dan macet akibat meluapnya air yang bersumber dari selokan toilet lantai 2 yang membuat jalanan akses mahasiswa untuk berpindah maupun keluar kelas menjadi terganggu.
            Menurut Sitiatus, mahasiswa semester 4 ini mengatakan bahwa, toilet  yang terletak di lantai 2 gedung A tersebut bukan baru-baru ini mengalami penguapan air. Namun, toilet tersebut telah bermasalah sejak semester lalu. Toilet untuk laki-laki maupun perempuan itu sering buntu dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengalirkan air bekas pakai tersebut, hingga sering terjadi penggenangan air di dalam salah satu toiletnya. “Terkadang saya harus menunggu lama, agar airnya surut dulu sebelum mau pakai toilet,” tegasnya dengan logat asli Madura.
            Senada dengan Sitiatus, Ummi  mahasiswa prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) mengatakan bahwa, mahasiswa sering bermasalah dengan fasilitas akademik, salah satunya adalah toilet. Tidak hanya bermasalah karena sering tersumbatnya selokan toilet yang berakibat banjir. Namun, karena minimalnya jumlah toilet yang terdapat di Fakultas Dakwah dan Komunikasi sering mengakibatkan para mahasiswa mengantri cukup panjang untuk bergantian menggunakannya. “Saya sering sekali mengantri panjang untuk ke toilet, setelah mengantri cukup lama ternyata selokannya buntu, atau kalo gak gitu airnya habis,” ujar perempuan asal Tuban tersebut.

            Tidak jauh berbeda dengan Sitiatus dan Ummi. Hafizah selaku teman Ummi mengatakan bahwa, setidaknya fasilitas yang diberikan kepada mahasiswa terus dipantau dan diperhatikan lebih serius. Ia menjelaskan bahwa jika terjadi permasalahan yang berhubungan dengan mahasiswa, terutama fasilitas bagi mahasiswa, akan mengganggu proses perkuliahan yang berlangsung. “Setidaknya sistem fakultas yang bertanggung jawab pada fasilitas mahasiswa diperbarui, agar hal-hal atau masalah yang terjadi terkait fasilitas bisa terselesaikan,” Pungkas mahasiswa semester 6 tersebut. *(Nim/Arta)

No comments:

Post a Comment