Sekretaris KNPI Jatim: Sama Bung, Tapi Rasanya Pasti Beda - Araaita.com

Breaking News

Friday, 25 March 2016

Sekretaris KNPI Jatim: Sama Bung, Tapi Rasanya Pasti Beda

Dok. Ris/Arta
Araaita.com - Seminar Nasional Kepemudaan turut memeriahkan perayaan hari lahir Left Democratic Force (LDF) Komite Surabaya yang ke - 16 pada Kamis, (24/03/2016) pagi hari tadi di aula Fakultas Adab Dan Humainiora (FAHUM) gedung C2 Multimedia Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA).
Dalam Rangkaian acara tersebut turut dimeriahkan pula oleh penampilan Seni Hadrah Banjari PMII Rayon Dakwah dan Komunukasi (FDK) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Musik Konkrit 34 Band Fakultas Syariah dan Hukum (FHS) UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA) sebagai pembuka rangkaian acara.
Kemudian disuguhkan pula dengan pemutaran video Kegiatan LDF Komite Surabaya, dan penjelasan sejarah Left Democratic Force (LDF) oleh salah satu pelaku pendirinya yaitu Buyung Pambudi. Dalam penjelasannya Buyung mengungkapkan bahwa pada tahun 2000 dirinya mendirikan dua organisasi yaitu yang pertama perpustakann keliling yang dinamakan Suket dan yang kedua Left Discussion Forum yang kemudian sekarang berubah nama menjadi Left Democratic Force (LDF).
Lebih lanjut Buyung menjeleskan prihal latar belakang pendirian LDF, Buyung mengungkapkan LDF didirikan sebagai wadah bagi para pemuda untuk menjelaskan komitmennya pada pembelaan kaum Mustad’afiin, kaum pinggiran atau kaum yang lemah, “jadi beberapa kegiatan kita diperuntukkan bagi kaum yang Mustad’afin, bukan  diranah sosialisme maupun ranah komunisme,” Ungkapnya.
Buyung pun menyatakan kegembiraannya dapat hadir di hari lahir Organisasi yang didirikannya tersebut, Buyung berharap agar para pemuda penerus bangsa dapat menunjukkan perannya dalam pembelaan kaum yang Mustad’afin, kaum yang lemah. “saya berharap kawan-kawan yang ada disini sebagai generasi penerus bangsa, bisa menunjukkan kerja nyata, peran yang nyata bagi pembelaan kaum Mustad’afin, kaum yang lemah,” Pungkas dosen STKIP bangkalan tersebut.
Selain Buyung, Muslih hasyim Syufi sebagai pembicara pada seminar tersebut juga mengajak para pemuda agar aktif dalam organisasi manapun, baik di tingkat cabang, fakultas maupun di tingkat kelompok diskusi, menurutnya banyak orang sukses yang berangkat dari Aktifis. “mayoritas bisa dikatakan 90% orang yang sukses di bidang apapun  itu ketika jaman mudanya menjadi aktifis,” ujarnya.

Muslih juga menuturkan bahwa orang yang menjabat yang berangkat dari aktifis dan yang dari non aktifis itu pasti akan berbeda, menurutnya orang yang menjadi pimpinan sebuah daerah, perusahaan maupun apapun jika berangkat dari aktifis dan non aktifis pasti berbeda, “sama bung, tapi rasanya pasti beda”, Pungkas Sekretaris KNPI Jatim tersebut.

No comments:

Post a Comment