FPK Gelar Pemilihan Gubernur Baru - Araaita.com

Breaking News

Thursday, 7 April 2016

FPK Gelar Pemilihan Gubernur Baru

Dok. Ratri/Alamtara
                Araaita.com - Geliat suasana pesta demokrasi terlihat di Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) pada hari Rabu, 6 April diadakan pemilihan gubernur  Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) tingkat fakultas. Dua calon gubernur tersebut adalah pasangan Fida - Hanif dari Partai Revolusi Mahasiswa (PRM) dan Safira - Agung dari Partai Matahari Terbit (PMT). Dari kedua calon tersebut, gubernur dan wakil gubernur yang terpilih akan menjadi pimpinan DEMA FPK, sedangkan ketua partai akan menjadi pimpinan Senat Mahasiswa (SEMA).  Suasana Tempat Pemungutan Suara (TPS) distrik Psikologi dan Kesehatan yang dibuka mulai pukul 08.00 WIB pagi berjalan aman dan lancar.
                Pemilih yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 144 orang. Setelah TPS ditutup pada pukul 13.00 WIB, pada pukul 13.30 langsung dilakukan rekapitulasi suara yang bertempat di lantai 2 gedung  A1 fakultas Syariah dan Hukum, dengan perincian hasil suara untuk partai PRM 95 suara, PMT 26 suara dan 23 suara tidak sah. Untuk calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1 mendapatkan suara sah sebanyak 89 kemudian calon pasangan nomor urut 2 mendapatkan 31 suara dan 24 suara tidak sah.
                Banyak mahasiswa yang mengaku tidak tahu dengan calon gubernur dan wakil gubernur yang mencalonkan diri. Salah satunya adalah Prasetyo, mahasiswa semester 2 kelas G1 mengaku bahwa dirinya tidak mendapatkan informasi mengenai pemilu gubernur ini. “Saya tidak mendapatkan informasi atau sosialisasi apapun untuk pemilu hari ini,” ujarnya.
                Menanggapi hal ini, ketua Komisi Pemilu Raya Mahasiswa distrik Psikologi, Nanang Abdullah yang diwakilkan oleh sekretarisnya Fita menjelaskan. “kami memang merasa kurang sosialisasi kepada mahasiswa karena terkendala waktu, tetapi Alhamdulillah pencoblos tahun ini meningkat daripada tahun lalu”
                Zuhrotul Mufidah ketika  ditemui di tempat lain menceritakan tentang rencana dan harapan mewujudkan visi dan misinya setelah terpilihnya menjadi gubernur baru. “Rasanya masih nano-nano, di satu sisi merasa senang namun di sisi lain merasa menanggung amanah yang akan diembannya,” ucap mahasiswi semester 6 fakultas Psikologi dan Kesehatan itu. Langkah pertama setelah dipilih menjadi gubernur baru adalah melakukan perekrutan anggota baru untuk jajaran Dema FPK. “Aku pengen langsung gerak cepat mencari anggota-anggota baru yang berkomitmen di Dema. Jadi anggota tahun ini bisa lebih berkualitas dan bertanggung jawab akan tugasnya,”

                Selain rencana mewujudkan visi dan misinya, Fida menjelaskan harapan baru untuk Dema FPK. “Semoga kepengurusan Dema tahun ini bisa lebih baik daripada tahun sebelumnya dan juga ada program-program baru yang bisa dijalankan sehingga Dema bukan hanya belajar organisasi,  menambah pengalaman dan softskill namun juga tempat belajar bagi anggotanya dalam menunjang keprofesian di jurusan Psikologi,” jelas perempuan yang menggunakan kerudung orange saat itu. *(Ratri/Alam Tara)

1 comment:

  1. Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai Psikologi. Perkembangan psikologi manusia sekarang ini harus sangat diperhatikan agar mereka tidak berkembang dengan mental yang salah. Saya memiliki beberapa tulisan sejenis mengenai psikologi yang dapat dilihat di www.ejournal.gunadarma.ac.id

    ReplyDelete