Rumuskan Pemberdayaan Mayarakat Wonocolo, Prodi PMI Gelar Dialog Interaktif - Araaita.com

Breaking News

Wednesday, 27 April 2016

Rumuskan Pemberdayaan Mayarakat Wonocolo, Prodi PMI Gelar Dialog Interaktif

Dialog Interaktif yang digelar di Ruang Sidang Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UINSA. Dok. Arta/Am

Araaita.com – Selasa, (26/04/2016) Prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA) kali ini mengadakan dialog interaktif di ruang sidang FDK dengan tokoh masyarakat Wonocolo untuk merumuskan tema pemberdayaan di sekitar Wonocolo, Surabaya. Hal itu dimaksudkan agar kedepannya UINSA dapat memberi kontribusi positif terkait pemberdayaan masyarakat di Wonocolo. Sejauh ini seperti Praktek Kerja Lapangan (PKL) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) UINSA lebih banyak mendampingi pemberdayaan masyarakat yang jauh dari kampus seperti Mojokerto, Madiun, Bojonegoro dan lain sebagainya,  sedangkan sekitar kampusnya sendiri dibiarkan begitu saja.
Menurut Ibu iin, sapaan akrabnya, kehadiran mahasiswa UINSA di kawasan Wonocolo lebih banyak hanya menjadi bencana saja, pasalnya mahasiswa UINSA masih banyak yang belum bisa beradaptasi dengan lingkungan dan belum mempunyai rasa cinta terhadap lingkungan, sehingga harmoni antara mahasiswa dengan masyarakat atau dengan lingkungan sekitar tidak terjalin dengan baik.  "Sejauh ini permasalahan-permasalahan yang timbul di Wonocolo lebih banyak diakibatkan oleh mahasiswa UINSA, seperti kebersihan lingkungan  dan keamanan lingkungan," tegasnya.
lebih lanjut contoh keberadaan mahasiswa yang banyak menjadi bencana di Wonocolo seperti tidak memperhatikan kebersihan dan tidak menjaga keamanan Wononocolo, "aturannya sampah harus dipisah antara sampah basah dan kering dan sudah ada tempatnya masing-masing, tapi petugas sampah sering mengeluh bahwasanya di Wonocolo banyak yang dicampur antar sampah kering dan basah dan itu biasanya di kos-kosan dan pesantren  yang notabenenya dihuni mahasiswa UINSA ini,” Tandasnya.

Dengan adanya dialog interaktif dengan tokoh mayarakat tersebut diharapkan kedepannya partisipasi dan pendampingan dari mahasiswa untuk memberdayakan masyarakat Wonocolo sangatlah diharapkan  oleh pengurus RW setempat, mulai dari saling menjaga etika, kebersihan  dan keamanan Wonocolo, hal ini disampaikan oleh Proyono yang juga bagian tokoh masyarakat Wonocolo. "Saya harap mahasiswa kedepan dapat menjaga etika dan cinta lingkungan serta keamanan lingkungan di Wonocolo demi terciptanya harmoni antara penduduk asli dan pendatang," pungkasnya. *(Am / Arta)

No comments:

Post a Comment