Kesuksesan Seseorang Bergantung Pada Mindset Yang Dibangun - Araaita.com

Breaking News

Wednesday, 11 May 2016

Kesuksesan Seseorang Bergantung Pada Mindset Yang Dibangun

Dok. Luk / Arta
Araaita.com - Rabu, (11/5/2016) seminar internasional dan training dengan tema 'The Power of Entrepreneurship: change your mindset will change your fiture” diselanggarakan oleh ZVR event organizer di Auditorium UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA). Dalam pemaparannya Wayan selaku kepala marketing PT. Built to Bless menjelaskan bahwa setiap orang itu harus punya tujuan hidup atau impian. "Jadi mindset atau pola pikir seseorang itu berdasarkan pada impian yang ingin diraih, dan pola pikir tersebut yang nantinya menjadi dasar untuk melakukan suatu tindakan,”  ungkap lelaki yang genap berusia dua puluh empat tahun itu.
Ia juga menambahkan bahwa rangkaian yang terkait antara impian, mindset, dan juga tindakan ketiganya merupakan sebuah proses perjuangan. Yang mana perjuangan tersebut berlandaskan pada suatu pengorbanan untuk orang lain. Agar nantinya tindakan yang kita lakukan itu dapat secara totalitas terlaksana. "Ketika saya bertindak saya selalu mengingat orang tua saya. Saya tak ingin melihat orang tua saya bekerja seumur hidup, sehingga saya berjuang untuk membahagiakan mereka,”  ungkapnya.
Selain itu, narasumber lain membahas mengenai mind mapping. Dalam kesempatan tersebut Mr. Mahardika F. Rois yang merupakan asisten direktur Astra Internasional menjelaskan bahwa kita harus membuat proposal hidup. "Jadi kita harus membuat perencanaan pada umur 40 tahun ke depan kita jadi apa, dalam artian gelar apa yang kita punya, kemudian berapa banyak pendapatan yang kita hasilkan, dan ketika berumur 35 tahun kita harusnya berfikir apa saja yang sudah kita lakukan untuk mencapai itu semua,” ungkap lelaki berbadan bulat itu.
Dika pun menjelaskan bahwa dewasa ini yang disoroti oleh perusahaan besar dari seorang sarjana antara lain; fitur yakni kemampuan apa saja yang dapat kita lakukan, kemudian brand yakni dari lulusan mana kita bearasal, dan value yakni kemampuan spesifik apa yang dapat kita lakukan yang tidak bisa dilakukan oleh orang lain. "Perusahaan itu sekarang banyak membuang orang-orang yang tidak penting,” pungkasnya. *(Luk/Arta)


No comments:

Post a Comment