UINSA akan gunakan sistem CBT untuk jalur Mandiri - Araaita.com

Breaking News

Friday, 10 June 2016

UINSA akan gunakan sistem CBT untuk jalur Mandiri



Dok Faris / Gedung Twin Towers UINSA


Araaita.com - Kepala Bagian Akademik Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Drs Rijalul Faqih menanggapi mundurnya jadwal pendaftaran seleksi penerimaan mahasiswa baru (SPMB) jalur Mandiri yang sebelumnya di buka mulai tanggal 6 Juni 2016 menjadi 13 Juni hingga 25 juli 2016 mendatang.
Rijal mengatakan bahwa perubahan jadwal seleksi tersebut di karenakan terdapat perubahan pada tata cara pelaksaan ujian tes yang sebelumnya di rencanakan menggunakan tes tulis yang kemudian akan di alihkan dengan menggunakan Computer based test (CBT).
“Di tengah perjalan kemaren kita sudah merencaakan mau menggunakan CBT, dan itu sudah di putuskan bulat untuk CBT, dan kita juga dari aspek sarana dan prasarana  dan lainnya sudah siap sehinnga kita lakukan perubahan,” Ujarnya
Selain karena perencanaan tes menggunakan CBT, Rijal juga mangakui perubahan jadwal tes tersebut juga di karenakan sistem yang masih dalam proses persiapan. “karena kemaren memang perubahan itu persiapan sistem dan sebagainya masih di dalam proses sehingga pendaftarannya mundur,” Lanjutnya
Namun pada penerimaaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri pada tahun ini agak berbeda dengan tahun 2015 yang lalu, dimana UINSA kali ini hanya membuka satu kali tahap tes pada jalur mandiri, sedangkan pada tahun 2015 yang lalu UINSA membuka dua tahap tes mandiri, yaitu mandiri 1 dan 2.
Perubahan tersebut diakui Rijal, karena melihat animo seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui seleksi nasional pada tahun 2016 kali ini sudah banyak, selain itu menurut Rijal ketentuan Regulasi untuk jalur mandiri masih di beri alokasi sebesar 20 %.
“Sebenarnya untuk jalur mandiri ini, karena ketentuan regulasinya itu masih di beri alokasi untuk mandiri sebenarnya 20 persen, jadi sebenarnya kalau dari seleksi nasional itu kan sudah buang banyak kita, sehingga dengan 20 persen itu cukup dilakukan sekali aja,” Ungkapnya
Menurut kepala bagian akademik UINSA tersebut, animo peminat yang mendaftar di UIN Sunan Ampel Surabaya setiap tahunnya semakin meningkat. Rijal menuturkan pada tahun 2013 pendaftar UINSA mencapai sekitar 17.900, sedangkan  pada tahun 2014  mencapai 52.000 pendaftar.
Namun pada tahun 2015 yang lalu, menurut rijal ada penurunan pendaftar di UINSA, penurunan jumlah tersebut diakibatkan perubahan pada pola penerimaan, dimana pada tahun 2014 yang lalu semua prodi masuk pada jalur SNMPTN, SBMPTN, SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN.
“Tetapi kemaren mulai 2015 , yang ikut SNMPTN, SBMPTN itu prodi-prodi umum saja, sedangkan untuk yang UM-PTKIN dan SPAN-PTKIN itu prodi agama, jadi ada penurunan sekitar 43.000 pendaftar,  jadi turun sekitar 20 persen,” Jelasnya
Sementara itu, menurut Rijal untuk prodi Ekonomi Syari’ah masih menjadi favorit peminat prodi di UINSA selama tiga tahun terahir ini. “ ya kalau tiga tahun terahir ini masih di Ekonomi Syari’ah, mulai tahun 2014, 2015, 2016 masih sama paling banyak Ekonomi Syari’ah,” Pungkasnya. (Far/Arta)

No comments:

Post a Comment