Tahun Ini, PSM UINSA Pilih Gelar Festival - Araaita.com

Breaking News

Friday, 9 September 2016

Tahun Ini, PSM UINSA Pilih Gelar Festival


Doc. Iqbal/arta

Festival 2016 milik UKM Paduan Suara Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya yang menggelar lomba Qasidah Rebana, Vokal Grup dan Paduan Suara. Acara tersebut berlangsung selama dua hari, 5 dan 6 September 2016. Berikut ulasannya.

Meski harus absen dalam kejuaraan choir untuk satu tahun ini. Namun, kesan semarak perlombaan tetap dirasakan oleh seluruh anggota UKM Paduan Suara Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Melalui Festival 2016 yang berlangsung di Gedung Auditorium, UINSA, 5 - 6 september 2016. Kali ini,  mereka bertindak sebagai tuan rumah sebuah perlombaan bidang seni musik dan olah vokal. Ajang kejuaraan tersebut tingkat provinsi. Ada sekitar 4 kategori lomba yang diikuti peserta. Alfan Anas Wahyu, sebagai ketua panitia pada acara  itu menuturkan, empat kategori yang dilombakan antara lain qasidah rebana dewasa dan remaja, grup vokal, dan tentunya kategori paduan suara. " Kategori peserta bebas, bukan hanya ajangnya mahasiswa saja," tuturnya saat ditemui Ara Aita.

Menurut Nurma, anggota bidang kesekretariatan dalam acara itu menuturkan, selama festival berlangsung, total ada sekitar 45 pesertayang ikut berkompetisi merebutkan juara 1, 2 dan 3 di semua bidang. Para peserta saling unjuk kebolehan dihadapan para juri. "Ada 17 peserta paduan suara, 8 grup vokal dan sisanya adalah kategori qasidah rebana," tutur mahasiswi semester tiga itu.

Hingga selasa sore, para pemenang masing-masing kategori telah ditentukan lewat hasil rapat rekapitulasi oleh para juri. Kemudian para pemenang diumumkan melalui pengumuman dan pembacaan berita acara oleh dewan juri selasa petang. Ramadhan Dahana Yunasmara sebagai ketua PSM UINSA menuturkan, para juri yang diundang dalam kejuaraan ini tergolong seniman yang masih terlibat di bidang seni lokal maupun bidang paduan suara.

Mereka adalah Asep Abbas Abdullah, alumnus PSM
UNPAD yang saat ini sebagai Wakil Dekan I Fakultas Adab dan Humaniora
UINSA, Ahmad Bahri Nada yang merupakan pelatih tingkat pelajar di
Surabaya, Agus Samin, alumni PSM UINSA. "Para juri masih bergelut
dibidahg seni hingga sekarang," tutur Rama, sapaan akrabnya saat
ditemui Ara Aita.

Para juri itu menilai kemampuan peserta sesuai dengan kriteria yang
telah ditentukan dan sekaligus menentukan para pemenang. Untuk
menentukan para juara, penilaian para juri didasarkan oleh dua faktor
yakni kemampuan pelatih, musikalitas para individu dan intensitas
latihan. "Sementara faktor pendukung yakni emosional, keberuntungan,
mental dan pengalaman, " tutur salah satu juri saat membacakan berita
acara yang dilanjutkan dengan pengumuman para pemenang. (Iqbal/Arta)

No comments:

Post a Comment