Fakultas Dakwah Tambah Fasilitas Kursi Belajar - Araaita.com

Breaking News

Wednesday, 19 October 2016

Fakultas Dakwah Tambah Fasilitas Kursi Belajar

Dok. Ishfi/Arta
Araaita.com - Rabu, 17/10/16 tepat di depan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya terparkir sebuah truk yang mengangkut 200 buah kursi kuliah baru, yang tentunya diperuntukkan bagi FDK. Kursi-kursi yang memiliki warna hijau tua dan design yang berbeda dari kursi sebelumnya tersebut diberikan guna mengisi ruang kelas baru di FDK, juga untuk mengganti kursi yang rusak dan kursi plastik yang ada di dalam beberapa ruang kelas FDK. "Kursi-kursinya untuk mengisi kelas yang baru dan ganti kursi plastik sama yang rusak," Tutur Sahuri selaku Kabag Umum FDK.
Menurut Sahuri kursi-kursi tersebut telah memberikan laporan anggaran ke rektorat dari setahun yang lalu, namun pemrosesannya memakan waktu selama satu tahun. "Dianggarkan ke rektorat mulai tahun kemarin dan proses harus menunggu satu tahun, makannya kursinya baru datang tahun ini." Pungkasnya saat di wawancara di kantornya.
Badia salah seorang mahasiswa Program Studi (Prodi) Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) merasa pasti ada kecemburuan sosial, karena hanya satu kelas saja yang diisi full dengan kursi-kursi baru tersebut, dan kelas lainnya kemungkinan hanya satu atau dua buah kursi saja, untuk mengganti kursi tak layak pakai. Menurut Badia kursi-kursi tersebut juga memiliki bentuk yang lebih bagus dan nyaman dibanding kursi-kursi sebelumnya. "Ada kayaknya kalo kecemburuan sosial itu. Kemarin aja aku lihat ada anak yang habis selesai kelas mereka pindah buat nongkrong di kelas yang kursinya baru itu karna lebih nyaman."
Badia sendiri awalnya mengira bahwa kursi-kursi baru tersebut juga untuk mengganti kursi kayu yang masih bertengger di beberapa ruang kelas FDK, namun ia menyadari bahwa jumlah kursi-kursi tersebut terlalu sedikit untuk mengganti seluruh kursi di ruang kelas FDK. "Kirain ya buat ganti semua kursi atau ganti yang kursi kayu-kayu itu." Jelasnya saat ditemui Kru Ara Aita.
Sahuri sendiri menjelaskan bahwa kursi-kursi tersebut dikirim dari rektorat hanya 200 buah jadi hanya cukup untuk mengisi ruang kelas baru dan mengganti kursi yang sekiranya tidak layak pakai. Sahuri juga menuturkan bahwa tidak ada lagi kursi yang akan datang setelah 200 buah kursi tersebut. "Yang dikasih rektorat ya 200 ini mbak, gak ada kursi lagi selain ini." Ujarnya sambil duduk santai. *(Isf/Arta)

No comments:

Post a Comment