Kampus Relawan Menulis Gelar Seminar dengan Narasumber Tunggal - Araaita.com

Breaking News

Wednesday, 26 October 2016

Kampus Relawan Menulis Gelar Seminar dengan Narasumber Tunggal

Dok. Iqbal/Arta
Saat berlangsungnya seminar kepenulisan nasional di aula gedung FDK.

            Araaita.com - Seminar kepenulisan nasional diselenggarakan di aula gedung Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, pagi (25/10/16). Acara tersebut di gelar oleh organisasi Kampus Rena Surabaya sebagai kegiatan yang didalamnya memuat berbagai motivasi kepada mahasiswa mengenai kepenulisan, dan mengungkap bagaimana agar karya seorang penulis mampu diterima oleh penerbit, dan dapat di publikasikan dikalangan khalayak umum.
            Seminar kepenulisan yang hanya di hadiri oleh satu pembicara, yaitu salah seorang penulis sekaligus psikolog, Afin Murti Ningsih, masih dapat berjalan dengan meriah. Meskipun dua pemateri yang di undang tidak dapat hadir, namun banyak peserta yang datang dalam acara tersebut, berjumlah sekitar 180 peserta atau setara dengan 80% dari jumlah peserta yang daftar di acara seminar yaitu kisaran 220 orang.
            Antusias peserta dalam mengikuti acara itu juga terlihat besar, hal itu dapat dibuktikan dari banyaknya peserta yang bertanya kepada pembicara, seakan peserta tidak pernah kehilangan akal untuk selalu menanyakan dari serentetan materi yang disampaikan oleh narasumber.
            Namun, di sisi lain, masih terdapat banyak miss komunikasi dan konflik diantara panitia penyelenggara dalam mengemas acara  tersebut sehingga menjadi apik dan  menarik. Seperti yang di katakan oleh ketua panitia penyelenggara yaitu Hesti Rosalia, bahwasanya seminar ini seharusnya sudah dilaksanakan sekitar dua minggu yang lalu, namun karena banyaknya kendala, maka mengharuskan acara ini mundur hingga sampai dua kali. 
            "Acara ini mundur karena adanya panitia yang tidak bertanggung jawab, karena itu, ya mau gak mau harus mundur acaranya". Jelasnya saat di temui oleh kru araaita.
            Perempuan yang kerap dipanggil Rosa tersebut juga menjelaskan bahwa organisasi yang anggotanya terdiri dari dua program studi (Prodi) yaitu prodi Ilmu Politik (ILPOL) dan Pengembagan Masyarakat Islam (PMI) tersebut masih banyak kekurangan, dan hal itu tercermin dalam penyelenggaraan seminar ini. 
            “Karena, Dari pihak mahasiswa ILPOL yang datang pas waktu acara hanya ada 2 orang, sedangkan jumlahnya ada sekitar 10 orang. Kami tidak butuh banyak orang di kepanitiaan, sedikit tapi bekerja dengan serius, itu akan lebih baik". Tambahnya. *(Iqb/Arta)Kampus Relawan Menulis Gelar Seminar dengan Narasumber Tunggal

No comments:

Post a Comment