Mahasiswa PMI Sabet Juara Dua LKTI - Araaita.com

Breaking News

Wednesday, 26 October 2016

Mahasiswa PMI Sabet Juara Dua LKTI

Dok. Maulana/Arta
Saat prosesi serah terima penghargaan dari FDK kepada Mahasiswa PMI.
           Araaita.com - Rabu, 25/10/16 beberapa mahasiswa dari program studi (Prodi) Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) telah berhasil menyabet juara dua Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) yang diselenggarakan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur 2016.
       Pemenang LKTI tersebut merupakan kerjasama tim yang terdiri dari tiga mahasiswa, diantaranya yaitu Anif Muchlasin, Mardian, dan Aprilia Ainnur Cahya. Setelah melalui beberapa proses seleksi panjang, LKTI mereka yang berjudul “Dewa Alam Lestari Jembul: Peran Mahasiswa sebagai Fasilitator dalam Menyongsong Desa Wisata (DEWA) Alam Lestari Jembul berbasis kearifan lokal (Studi Kasus Pemberdayaan Masyarakat di Desa Jembul, Kecamatan Jatirejo, Mojokerto)” akhirnya berhasil memasuki final dengan urutan nomor lima.
            Salah satu dari tim peneliti tersebut menjelaskan ketika Press Conference bahwasanya bisa memenangkan LKTI tersebut bukan hal yang mudah. Bahkan tak sedikit cemoohan yang mereka dapat. Salah satunya mereka berceletuk “Dari UIN mas,?” tim peneliti mengiyakan pertanyaan tersebut. “Wah, menang do’a mas,” seperti itu sahutan mereka. Namun ketiga mahasiswa tersebut tak peduli seperti apa pendapat mereka. Kedatangan ketiga mahasiswa tersebut pun dengan wajah kumus-kumus (kusam) dan naik kendaraan umum. Berbeda dengan peserta lain yang datang dengan mobil pribadi dan diantar khusus. Namun hal itu tak membuat mereka menyerah.

            Saat acara Press Conference tersebut berlangsung, para pemenang LKTI tersebut mendapat kritik dan pertanyaan dari salah seorang wartawan tabloid nurani bahwasanya mengapa mereka mengambil kata ‘Dewa’ yang lebih identik dengan non muslim. Salah seorang dari mereka pun menjelaskan bahwasanya kata ‘Dewa’ tersebut bukan berasal dari mereka sendiri. Melainkan dari banyak masyarakat lain. “Untuk mem-branding agar terlihat wow dan menarik. Jadi ini untuk kepentingan masyarakat, karena mereka turut dalam proses mem-branding,” Jelas salah seorang tim peneliti tersebut menuturkan. *(Mey/Arta)

No comments:

Post a Comment