Olimpiade Sejarah Islam se-Jawa Timur - Araaita.com

Breaking News

Wednesday, 2 November 2016

Olimpiade Sejarah Islam se-Jawa Timur

Dok. Fachri/Arta
Fokus: para peserta olimpiade Sejarah Kebudayaan Islam se-Jawa Timur di Gedung Auditorium UIN Sunan Ampel Surabaya Hari Senin (01/11/16).
           Araaita.com - Para peserta olimpiade mata pelajaran Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI) tampak fokus mengerjakan soal. Lomba yang dilaksanakan di Gedung Auditorium Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya ini diikuti oleh Siswa Menengah Atas (SMA) se-Jawa Timur tanggal 01/11/16. Hal itu, tampak dengan almamater yang mereka kenakan berbeda-beda. Olimpiade ini diadakan oleh mahasiswa Program Studi (Prodi) SKI  Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UINSA Surabaya dalam memperingati ulang tahun SKI ke 46 yang bertepatan pada tanggal 1 Oktober.
          Teguh Fahcrur Rozi, selaku ketua  panitia menuturkan bahwa olimpiade ini diadakan memang bertepatan dengan hari jadi SKI ke 46. Tapi, bukan hanya itu, Teguh melanjutkan olimpiade ini bertujuan untuk menyadarkan para siswa bahwa sejarah Islam sangat penting. Selama ini, tutur Teguh dirinya menilai sejarah tidak dianggap penting oleh siswa. Mereka hanya menilai bahwa sejarah hanya sebagai pelengkap, bukan pelajaran yang urgent“saya sangat berharap olimpiade SKI ini dapat meningkatkan siswa gemar sejarah,” ujar Teguh.
            Peserta yang apresiasi cukup banyak. Teguh memberi klarifikasi yang datang dalam olimpiade ini sebanyak 154 peserta dari 20 sekolah se-Jawa Timur. Diantara sekolah yang ikut berpartisipasi adalah Nahdlatul Ulama (NU) Assa’adah, Pondok Pesantren Amanatul Ummah dan lain sebagainnya. Adapun soal yang harus diisi oleh peserta sebanyak 100 soal dengan ketentuan waktu mulai jam 09.20 WIB - 11.00 WIB. Ia menambahkan, pihaknya  tidak memberi batasan kepada setiap sekolah untuk mendelegasikan siswannya. Maka, delegasi dari setiap sekolah berbeda-beda. Ada yang satu, empat, empat belas bahkan ada yang tiga puluh.
          Berkenaan dengan juri, Teguh melanjutkan pihaknya bekerja sama dengan pihak sponsor, Faber Castell. Sebuah perusahaan yang fokus dalam bidang alat-alat dan kebutuhan sekolah. Faber Castell, sudah menyediakan alat Scan untuk mengetahui nilai peserta, kata mahasiswa semester lima ini.
            Teguh melanjutkan 154 peserta ini akan diambil 15 besar. Selanjutnya peserta yang lolos di 15 besar ini akan berkompetisi lagi. Namun, kompetisi disini tidak seperti sebelumnya. Para peserta dituntut mengambil undian pertanyaan lalu kemudian menjawabnya di depan para juri yang datang dari Faber Castell.

           “Nanti sekitar jam 01.00 WIB olimpiade ini akan dilanjutkan. Dan, para dewan juri dari pihak Faber Castel akan datang. Untuk penyisihan pertama ini memang dari pihak kami sendiri yang mengawasi. Tapi, untuk 15 besar dan final kami serahkan yang dari Faber Castell,” katanya. *(Fah/Arta)

No comments:

Post a Comment