Berubahnya Kampus UINSA Dari Tempat Belajar Menjadi Mirip Pasar - Araaita.com

Breaking News

Thursday, 9 March 2017

Berubahnya Kampus UINSA Dari Tempat Belajar Menjadi Mirip Pasar

Beberapa mahasiswa yang menjajakan dagangannya / dok. faris

Araaita.com - Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya sudah banyak mengalami perubahan, perubahan tersebut tidak hanya pada pembangunan gedung gedung yang menjulang tinggi, tapi juga pada pradigma dan aktifitas mahasiswa sehari hari. Sebagaimana yang dikatakan oleh Moh. Zainul Maftuhin Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi menuturkan bahwa kampus UIN Sunan Ampel Surabaya suasasananya sekarang sangatlah berbeda. Jika dulu di pinggir gedung dan Gazebo akan menemui banyak orang diskusi, sekrang hanya melihat mahasiswa yang menjajakan roti kesana sini.
"Lihat saja di dalam semua fakultas dan pinggir pinggir gedung itu, sekarang hanya jadi tempat berdagang dan grombolan mahasiswa menjajakan roti", Terangnya saat ditemui di Gazebo FDK.
Zainul menambahkan, jika dulu tujuan mahasiswa masuk ke kampus untuk menjadi seorang akademisi dengan mencari ilmu pengetahua dan pengelaman, mungkin karena melihat lingkungan kampus seperti pasar ini akhirnya banyak mahasiswa utamanya yang masih semester baru berubah haluan menjadi pedagang.
"Saya yakin mahasiswa semester baru utamanya saat masuk ke kampus UINSA ini untuk belajar, tapi karena lingkungannya seperti pasar ini tujuannya berubah menjadi pedagang. Karena manusia itu juga dibentuk oleh lingkungan", pungkasnya.
Melihat fenomena perubahan pradigma masyarakat kampus yang seharusnya menjadikan kampus tempat belajar dan sekarang sudah mulai luntur dan mirip dengan pasar ini, menurut Zainul sapaan akrapnya, Lembaga kemahasiswaan DEMA (Dewan Eksekutif Mahasiswa) dan SEMA (Senat Mahasiswa) sepertinya juga kurang sadar, karena DEMA dan SEMA tidak melakukan upaya apa apa dan membiarkan begitu saja, "Seharusnya ini juga menjadi tugas Lembaga kemahasiswaan, bagaimana cara menanggulanginya", pungkasnya kepada wartawan araaita.com (Ach)

No comments:

Post a Comment