Dekan, Fasilitas Fakultasmu Tak Sebanding Dengan Keinginanmu - Araaita.com

Breaking News

Friday, 17 March 2017

Dekan, Fasilitas Fakultasmu Tak Sebanding Dengan Keinginanmu

Foto;Tampak seorang dosen dan mahasiswa yang sedang
 memperbaiki saluran kabel proyektor

Kamis (16/3) pukul 1:00 Wib sedang berlangsung proses belajar mengajar di ruangan DI.220 Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya.
Tampak seorang dosen yang duduk di mija depan sedang mengajar mahasiswanya. Syaifullah Hasan namanya, ia salah seorang dosen Fakuktas Dakwah yang mengajar matakuliah Penelitian Kritis. Ia tampak gugup dan pecah konsentrasinya. Hal itu karena proyektor yang dipakai ruangan tersebut mengalami masalah ke laptopnya. Hingga ia tersendat sendat dalam menyampakan materinya. 
Ia panggil salah seorang mahasiswa di depannya untuk memperbaiki saluran proyektor ke laptopnya tersebut. Lalu mahasiswa tersebut meng-otak atik kabel dari proyektornya, namun juga tidak ada hasil karena tetap tidak tersambung. Setelah diperiksa lebih lama, ternyata hal itu disebabkan kabel proyektornya yang rusak "kabel proyektornya ini rusak pak." Ucapnya kepada dosen tersebut
Suasana ruangan tampak semakin tidak kondusif. Mahasiswa jadi ramai dan tidak terkondisikan. Raut wajah kecewa dilihati dari dosen tersebut karena mahasiswa yang semakin sibuk dengan aktifitasnya masing masing.
Silmi mahasiswa PMI semester enam yang mengikuti peroses belajar mengajarnya tersebut mengatakan dirinya merasa risih dan kurang efektif belajarnya hari itu, karena tidak bisa meresap dan mencatat materi dari dosennya. Manurutnya, Hal itu bukan karena dosennya tidak profesional atau tidak menguasai materi, tapi karena media pembelajaran di kelas tersebut ada masalah hingga mengganggu proses belajarnya. "Proyektor yang mati matian ini mengganggu proses belajar saya hari ini, karena saya tidak bisa sepenuhnya mencatat materi dari dosen saya". Ungkapnya dengan nada kecewa. 
Menurut silmi, proyektor yang mati seperti itu tidak hanya di ruangan tersebut. Tapi banyak ruangan yang mati proyektornya. "Sebenarnya banyak proyektor yang mati, tapi tidak di ganti ganti" ujarnya. 
Silmi juga menambahkan, jika mengacu pada standarisasi rencana belajar dan setandar operasional belajar di perguruan tinggi proyektor bagian syarat mutlak yang harus dimiliki untuk mendukung proses belajar mengajar. "Kalau mengacu pada aturan serana belajar dan standarisasi belajar mengajar, maka proyektor mutlak harus ada disetiap perkuliahan". Ujar silmi mahasiswa PMI itu. 
Senada dengan yang diungkapkan oleh Afifi mahasiswa asal Sumenep ini mengatakan, bahwasanya banyak fasilitas yang rusak seperti AC dan proyektor yang sudah lama di Fakultas dakwah, namun hingga saat ini masih banyak rungan yang rusak ACnya dan tidak ada proyektornya karena belum diperbaiki. Menurutnya, hal itu menjadi tolak ukur kalau keinginan Dekan menjadikan Fakultas Dakwah berkualitas itu tidak sebanding dengan fasilitas yang di berikan kepada mahasiswa. "Fasilitas belajar disini tidak seimbang dengan keinginannya dekan yang mau menjadikan mahasiswanya berkualitas dan berintegritas". Ungkapnya kepada wartawan araaita.com (Ach)

No comments:

Post a Comment