FDK Datangkan Presenter Jakarta Dalam Acara Workshop - Araaita.com

Breaking News

Thursday, 23 March 2017

FDK Datangkan Presenter Jakarta Dalam Acara Workshop

Foto acara workshop FDK. Dok. May

Araaita.com - Rabu 22/03/17 telah berlangsung acara workshop pengembangan kompetensi public speaking dan mubaligh yang diselenggarakan di ruang sidang gedung A Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sunan Ampel Surabaya. Acara yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut diikuti oleh mahasiswa dari program studi (Prodi) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), terlebih utama yakni dari semester 4 dan 6.

Dalam acara workshop tersebut juga dihadiri oleh Kepala Jurusan (Kajur) Komunikasi, Ketua Prodi (Kaprodi) Kpi dan juga beberapa dosen yang duduk di deretan paling depan. Setelah pembukaan acara yang dilaksanakan langsung oleh M. Anis Bachtiar selaku Kaprodi KPI tersebut Workshop pengembangan kompetensi pun dimulai dengan dimoderatori oleh Kajur Komunikasi, Wahyu ILaihi.

Dalam workshop tersebut didatangkan presenter TVRI dan Indosiar Jakarta, Lilih Rahmawati sebagai Pemateri utama menjelaskan mengenai arti, teknik, dan segala macam pendalaman materi mengenai public speaking agar menjadi public speaker yang handal. Dalam materinya Lilih menyampaikan bahwa terdapat 7 tujuan dari public speaking, yakni Educate, Teach, inform, persuade, build mindset, communicate, dan entertain.

Lilih juga menyampaikan beberapa quote dalam materinya bahwasanya menjadi seorang yang hebat dan ahli mustahil jika tidak dibangun dari kebiasaan-kebiasaan yang terus menerus dilakukan. Keahlian itu tampil seiring dengan banyaknya pengalaman. "Menjadi seorang yang ahli berawal dari seorang pemula, Itu pasti!"Jelasnya di depan peserta workshop.

Tidak hanya penyampaian materi secara lisan dalam workshop tersebut, melainkan juga terdapat kesempatan bagi mahasiswa yang ingin bertanya tentang materi yang belum dipahami. Selain itu juga terdapat praktek dari beberapa mahasiswa yang diperintahkan maju ke depan untuk mempraktekkan berbagai macam gerak tubuh (Body Language) yang dirasa penting dalam prosesi public speaking. Di akhir acara, Moderator pun menyimpulkan bahwasanya untuk menjadi Public Speaker yang handal perlu adanya latihan verbal maupun non verbal. " Jadi, harus banyak berlatih" Tutur Wahyu Ilaihi selaku moderator workshop tersebut.(Mey)

No comments:

Post a Comment