Mengungkap Yang Tersembunyi, Ini Kiprah PMII Rayon Dakwah Untuk UINSA - Araaita.com

Breaking News

Friday, 17 March 2017

Mengungkap Yang Tersembunyi, Ini Kiprah PMII Rayon Dakwah Untuk UINSA

Foto : Ketua Rayon Zainul Maftuhin Saat Menyampaikan
Sambutannya di Acara Pelantikan PMII Dakwah. Dok. Ahmad



Araaita.com - Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Fakultas Dakwah dan Komunikasi Komisariat UIN Sunan Ampel Surabaya mengadakan pelantikan kepengurusan baru masa khidmat 2017-2018 (17/3). Pelantikan tersebut dilaksanakan di Aula Fakultas Dakwah mulai pukul 3:00 WIB.
Pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Pengurus Cabang PMII Surabaya, Pengurus Komisariat UIN Sunan Ampel, Pengurus Rayon di lingkungan Kampus UIN Sunan Ampel dan Senior PMII Fakultas Dakwah sendiri.
Zainul Maftuhin selaku ketua Rayon PMII Fakultas Dakwah menjelaskan bahwa, untuk pengurus Rayon kedepan akan lebih banyak mengayomi mahasiswa dalam belajar utamanya para kader sendiri diluar waktu jam kuliah mereka. Hal itu karena menurutnya PMII adalah rumah belajar bagi sahabat sahabat PMII. Maka kedepan pengurus Rayon akan berusaha semaksimal mungkin memfasilitasi kader dalam belajar. "Kedepan kami akan fokus pada pengayoman kader dalam belajar". Ungkapnya 
Zainul menambahkan, Jika memgacu pada sejarah, maka PMII ini bagian dari Ghiroh perjuangan NU (Nahdhotul Ulama') dalam mewadahi putra putri bangsa yang belajar di perguruan tinggi. Selain itu, carut marutnya politik dulu mendorong tokoh tokoh NU untuk mendirikan PMII ini. Hingga menjadi kewajiban buat pengurus Rayon untuk menjaga kiprah perjuangan leluhurnya. "Ini adalah amanah dari leluhur kita untuk menjaga ideologi dan kemurnian PMII agar tetap utuh."Imbuhnya kepada wartawan araaita.com.
Adapun sumbangsih PMII Rayon Fakultas Dakwah terhadap UINSA pada umumnya dan Fakultas dakwah khususnya adalah pada pengembangan intelektual mahasiswa dan melatih kreatifitas mahasiswa yang bergabung di PMII. Hingga ada disiplin keilmuan yang dimiliki oleh kader PMII dan itu tidak dimiliki oleh mahasiswa lainnya. Selain itu PMII yang moderat dengan ideologinya Ahlussunnah waljamaah mampu menitralisir dan menjaga kampus UINSA dari gerakan gerakan Islam kanan dan islam radikal. "Kita mengedepankan pengembangan intelektual kader dan pengembangan kreatifitas kader". Pungkasnya. (Ach)

1 comment:

  1. Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai sastra
    Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis yang bisa anda kunjungi di
    Lembaga Pengembangan Sastra

    ReplyDelete