PMII Bersholawat Untuk Meruntuhkan Nepotisme di UINSA - Araaita.com

Breaking News

Saturday, 22 April 2017

PMII Bersholawat Untuk Meruntuhkan Nepotisme di UINSA

Bero'a dan Bersholawat bersama untuk UINSA


Araaita.com - Jum'at (21/4) puluhan mahasiswa yang bergabung di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Surabaya Selatan gelar do'a bersama dan membaca Sholawat bersama, dengan harapannya peraktek nepotisme di kampus UIN Sunan Ampel Surabaya segera diruntuhkan oleh Allah Swt. 
Do'a bersama tersebut dilaksanakan di depan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UINSA sekitar pukul 19;30 Wib bersama sejumlah kader PMII dan mahasiswa yang mempunyai kepedulian terhadap kampus UINSA. Adapun tema yang diangkatnya adalah : Berdo'a Bersama Sahabat; "Menggapai Nur Nabi Muhammad, Meruntuhkan Nepotisme di kampus". Do'a bersama tersebut untuk semua penguasa kampus, baik itu Kopurwa, Dema U, dan Rektorat UINSA
Menurut Rohman ketua pelaksana acara tersebut mengatakan bahwasanya kampus UINSA yang berlebelkan Islam tersebut perlu dido'akan dan dibacakan sholawat. Pasalnya hati nurani birokrasi dinilai sudah mati, hal itu diindikasikan dari sikap birokrasi kampus yang tidak mau ambil pusing dengan urusan mahasiswanya dalam pemilihan DEMA UINSA kemaren yang berujung bentrok. Selain itu mereka juga mendoakan matinya sistem demokrasi kampus UINSA di tataran mahasiswa dalam pemilu raya mahasiswa kamis kemarin (20/4) 
Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya di araaita.com, bahwasanya pemilu raya mahasiswa UINSA untuk merebut kursi Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) sistem pemilihannya sudah berbeda yaitu diwakili oleh ketua HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan) saja. Padahal menurut Rohman dalam AD/ART pengurus DEMA UINSA dipilih bersama oleh mahasiswa secara demokrasi. Namun kali ini tiba tiba berubah sistem pemilihannya. Padahal menurut Rohman mahasiswa punya hak untuk dipilih dan memilih, tidak untuk dipilihkan. 
Setelah acara do'a bersama tersebut selesai dilanjutkan dengan diskusi bersama yang membicarakan masalah masalah yang terjadi di UINSA, dan kemudian menampung semua aspirasi mahasiswa terkait dengan dinamika kehidupan kampus saat ini (Ach)

No comments:

Post a Comment