KABAG KEUNGAN UINSA MENOLAK PERMOHONAN RAB PKKMB UINSA 2017 DARI MAHASISWA - Araaita.com

Breaking News

Thursday, 31 August 2017

KABAG KEUNGAN UINSA MENOLAK PERMOHONAN RAB PKKMB UINSA 2017 DARI MAHASISWA

Foto : Aliansi Mahasiswa Peduli PKKMB saat Audiensi dengan pihak rektorat (dok.ach)

Araaita.com - Kamis (31/8) sejumlah mahasiswa yang bergabung di Aliansi Mahasiswa UINSA peduli PKKMB mendatangi kantor rektorat UINSA untuk menindak lanjuti audiensi pada hari rabu (30/8). 
Sebagaimana yang dikatakan oleh Ahmad,  selaku kordinator mengatakan bahwasanya dalam tuntutannya tersebut mahasiswa yang bergabung di aliansi Mahasiswa UINSA peduli PKKMB ini meminta SK keseluruhan panitia PKKMB, baik yang dari unsur mahasiswa maupun unsur dosen. Selain itu, mereka juga meminta Rencana Anggaran Belanja (RAB) dalam pelaksanaan PKKMB UINSA 2017 ini. "saya hanya meminta dua dokumen saja ke rektorat, RAB dan SK kepanitian saja". Ujarnya kepada wartawan araaita.com
Tapi sayang, Kedatangan sejumlah mahasiswa tersebut ke rektorat sia sia karena pihak rektorat tidak memenuhi permohonannya. Bagian keuangan rektorat UINSA menolak memberikan data tersebut  karena dianggap informasi yang diminta tersebut hanya boleh diketahui oleh orang tertentu saja. "Bagian keuangan UINSA menolak memberikan data yang kami minta, karena menurut mereka RAB tersebut hanya boleh diketahui oleh orang tertentu saja". Terangnya. 
Padahal menurut ahmad, pada hari rabu (30/8) kemarin saat audiensi kepada rektor tiga dan kabag kemahasiswaan sudah menyatakan dan berjanji akan memberikan data tersebut kepada mahasiswa, namun saat diminta malah berbeda dengan pernyataan pas audiensi "kemarin hari rabu kami audiensi, dan pihak rektorat sudah bilang mau memberikan data tersebut pada kami hari ini. Tapi kenyataannya kami masih dilempar kesana kemari, hingga saat ini tidak bisa mendapatkan data tersebut karena pihak keuangan menolak memberi". Tuturnya. 
Kendati demikian, ahmad berjanji akan melanjutkan proses permohonan tersebut sampai tuntas. Menurutnya kalau berkas permohonanya sudah lengkap akan melanjutkan ke KI, ia akan melanjutkan tuntutannya tersebut lewat jalur hukum saja. "jika rektorat terus bersikap plin plan seperti ini, yang hari ini berkata iya dan besok bilang tidak, kami akan melengkapi berkas permohonan ini dan akan diproses lewat jalur hukum saja". Tandasnya. (Ayuk)

No comments:

Post a Comment