Demi Uji Mental, Anggota Baru Teater Arsip Rela Tahan Malu - Araaita.com

Breaking News

Wednesday, 18 October 2017

Demi Uji Mental, Anggota Baru Teater Arsip Rela Tahan Malu

doc. ning/arta

Araaita.com – Uji mental  yang diselenggarakan oleh pengurus Teater Arsip Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) (17/10/17) untuk calon anggota baru berlangsung dengan lancar. Dengan diikutinya acara tersebut oleh beberapa dari calon anggota baru, salah satunya yaitu bernama  Zefan mahasiswa semester 3 prodi Ilmu Politik.

Adapun kegiatan uji mental tersebut dilakukan di dalam kampus. Salah satu lokasi yang digunakan sebagai uji mental tersebut, dimulai dari Laboratorium UINSA hingga Pesanteren Mahasiswi. Serta calon anggota baru menampilkan berbagai macam bakat yang mereka miliki di depan mahasiswa UINSA untuk menguji mental mereka. Adapun macam-macam penampilan bakat tersebut, seperti orasi dan musikalisasi puisi.

Selain itu, calon anggota baru mengenakan pakaian yang telah ditentukan oleh pengurus. Hal ini, serupa dengan pakaian yang dikenakan  Zefan dengan kaos berlengan pendek dan celana hitam pendek serta gitar yang dibawanya. Bahkan, sarung pun juga sebagai penghias yang menggantung di pundaknya.

Walau dengan penampilan yang demikian. Zefan tak pernah merasa malu. Sebab malu yang ia lakukan merupakan malu pada tempatnya. ”Sebab walau dengan pakain yang seperti ini kita punya bakat," ungkapnya.

Tambahnya bahwa hal ini merupakan uji mental baginya.”Penting untuk diri saya,” jelasnya.

Syahrul selaku salah satu pengurus Teater Arsip semester 5 prodi Sosiologi menanggapi bahwa hal ini dilakukan lantaran untuk menguji mental anggota Teater Arsip agar dapat menghadapi tantangan di masa depan dan meningkatkan kreatifitas diri. "Supaya mereka jadi mandiri dan berani menghadapi tantangan di luar sana lewat uji mental seperti ini," ujarnya.

Hal ini, demikian juga ditanggapi oleh salah satu mahasiswa  bernama Abdul Malik prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) mengenai pakaian yang dikenakan oleh anggota baru Teater Arsip, saat uji mental di lapangan. Ia mengatakan bahwa hal semacam ini bagus. Sebab, dengan pakain yang demikian serta menampilkan bakat menguji mental mereka. "Selama pakaian yang demikian tidak dikenakan di dalam kelas," ungkapnya.


Setelah wartawan ara aita mengklarifikasi lebih lanjut, pada salah satu pengurus bernama Syahrul mengenai pakaian yang dikenakan anggota baru Teater Arsip. Ia mengatakan bahwa dirinya tidak tahu mengenai sistem pakaian yang telah ditentukan oleh senior. "Saya tidak tahu waktu itu saya tidak ikut rapat," pungkasnya. (Ning)

No comments:

Post a Comment