Maling Tas di Masjid UINSA, Terancam Lima Tahun Penjara - Araaita.com

Breaking News

Friday, 20 October 2017

Maling Tas di Masjid UINSA, Terancam Lima Tahun Penjara

doc. Bim/arta

Araaita.com - Kasus pencurian tas di masjid Ulul Albab UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, yang terjadi pada Senin kemarin (16/10) telah ditindak lanjuti oleh Unit Reskrim Polsek Wonocolo.

Dalam hal ini, Unit Reskrim Polsek Wonocolo menyelenggarakan press release terkait kronologi pencurian yang dilakukan oleh Heri Susilo (29). Polisi menangkapnya setelah bekerja sama dengan pihak takmir Masjid Ulul Albab UINSA.

Seminggu sebelum penangkapan, Heri juga telah mencuri tas di masjid Ulul Albab UINSA tepatnya pada Senin (9/10) dengan korban dosen UINSA sendiri yang bernama Moh Kusno, hal ini menambah barang bukti, karena tas milik dosen tersebut dipakai kembali untuk aksinya pada hari saat tertangkap (16/10).

Pelaku yang terbukti telah beberapa kali melakukan aksinya itu, akhirnya telah ditetapkan sebagai tersangka dengan barang bukti yakni satu buah tas merk Pollo Villa warna hitam dan satu buah jaket merk Boss warna hitam milik pelapor bernama Moh Kusno.

Kasat Reskrim Polsek (Kapolsek) Wonocolo Kompol Budi Nurtjahjo mengatakan, pencuri yang bekerja sebagai security di perusahaan Jagaraga Waru Sidoarjo ini bermodus pura pura ikut shalat.

"Ketika ada jamaah Mahasiswa yang shalat Ashar di masjid UIN kemudian diambil tas ransel yang berisikan jaket, laptop Acer dan kunci sepeda motor yang diduga kerugian sekitar 6 juta rupiah," kata Budi di Mapolsek Wonocolo, Surabaya, Kamis, 19 Oktober 2017.
Lebih lanjut, Budi mengatakan bahwa pelaku menjual laptop Acer sekitar satu jutaan sedangkan menurut kisaran pasar, harga jual laptop itu sampai enam juta.

Heri saat ini telah di tahan di rutan Polsek Wonocolo yang telah melanggar pasal 362 KUHP. "Saat ini yang bersangkutan dipersangkakan pasal 362 KUHP dan ditahan di rutan Polsek Wonocolo," pungkas Budi saat Press Release berlangsung. (Bim)

No comments:

Post a Comment