Melangkah - Araaita.com

Breaking News

Tuesday, 17 October 2017

Melangkah

Nur Farida*
Dua tiang terbata dalam lantunan alunan melodi
Terngiang dalam siang tertawa dikala malam
Terik menarik urat hingga ujung mata tiang
Halus sealur kapas mutiara cinta
Nada-nada bertebaran
Terbata kau terbata
Dimana bola sudah mengelilingi alur
Terombang-ambing layaknya laksamana pecah
Tiada arti tiada guna
Kau gores tinta yang kau beri
Dengan menodai hukum dua tiang yang kau susun

Entah kau bawa kemana?
Mata batin yang kau tanam
Melangkah tiada pasti
Hanya ikuti ilusi permainan yang ada
Entah harus bagaimana?
Entah harus apa
Melangkah maju
Laju cepat
Bukan konstan

Hingga temui titik terang
Titik dimana tiang itu berhenti
Lamunan jadi sebuah kebanggaan
Bola indra yang berbinar
Bulan sabit yang menghiasi harinya

Dan, tiang yang melangkah
Temui sebuah cahaya cinta dengan malaikat dunianya
Ibu
Langkahan pertama dalam jiwa tiang pencari titik penerang


Oleh: Nur Farida
*Penulis adalah mahasiswi Komunikasi dan Penyiaran Islam Semester I
UIN Sunan Ampel Surabaya

No comments:

Post a Comment