Pelaku Pencurian Tas di Masjid Ulul Albab UINSA dihajar Massa - Araaita.com

Breaking News

Monday, 16 October 2017

Pelaku Pencurian Tas di Masjid Ulul Albab UINSA dihajar Massa



Pelaku Pencurian saat berada pos keamanan UINSA


Araaita.com - Pencuri yang beberapa kali mencuri barang di masjid Ulul Albab UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya malam ini (16/10/2017) akhirnya tertangkap, pelaku diketahui atas nama Heri Susanto (29) asal DSN Mangunan Desa Mangunan Kecamatan Kabuh kabupaten Jombang.

Pelaku yang bekerja sebagai satpam di salah satu perusahaan di daerah surabaya tersebut ketahuan mencuri sebuah tas milik mahasiswa yang akan melaksanakan sholat, saat hendak kabur ia kepergok oleh beberapa pengurus masjid dan langsung diseret ke pos keamanan.

Saat tertangkap pelaku sempat menyangkal dan dan tidak mau mengaku. “Dia tadi sempet gak ngaku, dan akhirnya satpam datang dan langsung ditangani satpam langsung,“ ungkap Ogik salah satu petugas Ta’mir masjid yang ikut menangkap pelaku.

Penggerebekan  yang berlangsung setelah sholat isya tersebut dilakukan oleh pihak pengurus masjid dan dibantu beberapa ta’mir masjid. Saat pengerebekan berlangsung massa sempat memukul pelaku sehingga pelaku babak belur, menurut keterangan salah satu keamanan Uinsa, pihak keamanan tidak mampu membendung amarah massa dan sengaja membiarkan hal tersebut.

“Jadi kalau kita menghentikan massa yang sedang mengamuk pada pelaku, nanti kita yang akan kena,” kata Umar salah satu satpam UINSA
Pelaku yang mengaku baru pertama kali mencuri tersebut memang sudah dicurigai sejak lama, karena pelaku sering berada di masjid dan tas serta jaket yang dipakai merupakan milik korban yang ia curi seminggu yang lalu.

“anak itu tiap malam selalu disini, dan tiap minggu selalu ada kejadian hilang, tadi orang yang laporan bilang jika tas dan jaket yang dibuat tiduran ya milik yang kehilangan minggu lalu,” tambahnya.


Polisi akhirnya datang sesaat telah diamankan di pos keamaan UINSA, dan langsung digiring ke Polsek Wonocolo.

Namun kepolisian belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut lantaran masih dalam proses penyelidikan. “harus ada prosedurnya mas, tunggu nanti akan saya infokan bersama media lain kalau sudah rilis,” kata salah satu polisi yang bertugas saat itu. (Ayuk)

No comments:

Post a Comment