Surabaya Kedatangan Imam Masjidil Haram Makkah - Araaita.com

Breaking News

Wednesday, 18 October 2017

Surabaya Kedatangan Imam Masjidil Haram Makkah

doc. rurun/arta
Araaita.com – Dalam rangka menjelang wisuda akbar ke-8 yang dilaksanakan oleh Daarul Qur’an, yaitu dunia menghafal Qur'an Surah Al-Fath yang dilaksanakan serentak di 16 Kota, 12 Propinsi di Indonesia dan 15 negara, Surabaya salah satu kota berlangsungnya acara tersebut yang turut mengundang Syekh Abdurrahman Jamal Al-Ausy, Imam Masjidil Haram Makkah.

Pada sore menjelang maghrib jama’ah sudah memadati ruang utama Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, sholat maghrib yang dipimpin oleh Imam Masjidil Haram Makkah Syekh Abdurrahman Jamal Al-Ausy berlangsung dengan khidmat pada Selasa, (17/10). Seusai sholat maghrib para jama'ah pria bersegera mendekati mimbar untuk bisa lebih dekat dengan Imam Masjidil Haram Makkah tersebut untuk mengabadikaannya melalui ponsel.

Dalam agenda tersebut Syekh Abdurrahman Jamal Al-Ausy tidak bisa terlalu lama, karena  sudah dijadwalkan untuk memimpin sholat isya’ berjemaah di Masjid Al-Irsyad Surabaya. “Mohon maaf beliau hanya bisa memberi sambutan dan sedikit doa untuk kita semua,” jelas salah satu penerjemah bahasa Imam Masjidil Haram saat acara berlangsung.

Dalam sambutan yang pertama dengan menggunakan bahasa Arab beliau mengucapkan terima kasih banyak kepada masjid Al-Akbar Surabaya yang sudah menyambut dengan baik. “Terimakasih banyak kepada seluruh jamaah dan Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya,” tuturnya.

Setelah mengucapkan rasa terimah kasihnya, beliau menutupnya dengan doa untuk seluruh jamaah dan rakyat Indonesia, dengan suara merdu nan fasih. Tak jarang banyak jamaah yang meneteskan air mata saat pembacaan doa berlangsung. Setelah itu beliau langsung pergi meninggalkan mimbar dan bergegas untuk menuju masjid selanjutnya.

Nilam Sari Rezeki, jama'ah perantau asal Malang turut hadir dalam acara tersebut, saat ditanya perihal kedatangannya Nilam menjelaskan bahwa agar dirinya bisa merasakan bagaimana sholat di Masjidil Haram. “Dengan datangnya Imam Masjidil Haram ke Surabaya sekaligus memimpin sholat maghrib berjemaah saya bisa merasakan rasanya berada di Masjidil Haram ala Surabaya,” ungkapnya dengan haru. (Rurun)

No comments:

Post a Comment