Barrier Gate Bakal dioperasikan Tahun Depan - Araaita.com

Breaking News

Wednesday, 29 November 2017

Barrier Gate Bakal dioperasikan Tahun Depan


doc. Faiz/Arta

Araaita.com - Sebagaimana yang telah diberitakan Araaita.com sebelumnya, saat ini Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya telah memasang barrier gate sejumlah enam untuk sepeda motor dan tiga untuk mobil. Sesuai pengamatan crew Araaita.com, sejak diberitakan pada bulan lalu, barrier gate yang terpasang belum dapat dioperasikan sama sekali. 

Setelah dikonfirmasi, Ahmad Teguh Wibowo selaku Koordinator Integrasi Sistem Informasi UINSA, mengaku bahwa barrier gate ini akan dioperasikan paling cepat pada bulan januari 2018.

“Saat ini masih proses membuat konsep develop aplikasinya,” imbuhnya saat ditemui di kantin Ronggolawe UINSA.

Saat ditanya soal kendala barrier gate yang belum beroperasi hingga saat ini, Teguh mengaku bahwa pihaknya terkendala pada Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara atau Lembaga (RKAKL). Tambahnya, membuat rancangan barrier gate membutuhkan anggaran yang cukup banyak.

“Rancangan itu tidak membutuhkan dana yang murah,” imbuh pria berbaju hitam tersebut. 

Pasalnya, sistem barrier gate ini, nantinya akan menggunakan kartu RFID (Radio Frequency Identification). Seluruh civitas akademik baik mahasiswa, dosen atau tenaga pendidik (tendik), akan mendapatkan kartu RFID ini dengan gratis karena sudah include ke SPP (Sumbangan Pembinaan Pendidikan).

Bahkan, Kartu tanda mahasiswa (KTM) nantinya juga akan include ke kartu RFID tersebut. Dalam hal ini Teguh menjelaskan, KTM yang sekarang ada ditangan mahasiswa nantinya akan ditarik dan diganti dengan kartu RFID tersebut.

“Termasuk dosen dan tendik juga akan mendapatkan kartu yang sama,” jelas dosen fakultas sains dan teknologi tersebut. 

Selain itu, ia menuturkan, apabila ada orang lain yang bukan civitas akademik masuk ke kampus UINSA, maka harus memencet tombol, dan nanti akan keluar karcis bertarif. Sistem karcis bertarif ini masih ditawarkan ke pihak rektorat dan belum dapat persetujuan.

“Ini masih kami (PUSTIPD, red) tawarkan dan belum deal sama pimpinan,” pungkasnya.(Faiz)

No comments:

Post a Comment