Dahlan Iskan: Jangan Takut Untuk Melakukan Perubahan - Araaita.com

Breaking News

Wednesday, 29 November 2017

Dahlan Iskan: Jangan Takut Untuk Melakukan Perubahan



doc. Arifah/Arta

Araaita.com – Dalam rangka Haflah Miladiyah Program Study Kependidikan Islam yang ke 21, Himpunan Mahasiswa Jurusan Kependidikan Islam (HMJKI) mengadakan Seminar Nasional Kepemimpinan. Seminar Nasional Kepemimpinan yang bertajuk ‘Aktualisasi Jiwa Kepemimpinan Melalui Nilai-Nilai Managemen dalam Menghadapi Tantangan Global’ tersebut berlangsung kemarin (28/11) di gedung Auditorium UINSA.

Acara yang didukung eventuinsa ini dihadiri oleh empat narasumber salah satunya mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tahun 2011-2014 yakni Dahlan Iskan. Dalam seminar tersebut ia menyampaikan bahwa seorang pemimpin harus memiliki rasa tanggung jawab dan berani melakukan perubahan.

“Pemimpin harus punya rasa tanggung jawab dan tanggung jawab itu berasal dari tuntutan, rasa memiliki, serta diberi kepercayaan selain itu pemimpin juga harus berani melakukan perubahan karena diharapkan maupun tidak diharapkan perubahan akan ada, siap atau tidak siap perubahan akan muncul,” tutur pria berkacamata itu. 

Ia menambahkan bahwa pemimpin Indonesia tidak perlu takut melakukan suatu perubahan karena sebagian besar masyarakatnya akan tetap mengikuti perubahan. “Jangan takut melakukan perubahan karena sebagian besar pasti tetap mengikuti, keluhan masyarakat pasti ada tapi tidak akan menghalangi perubahan itu. 10% masyarakat komplain, 70% masyarakat megikuti dan 20% masyarakat tidak peduli,” imbuhnya.

Selanjutnya ia mengatakan bahwa Indonesia harus berani melakukan perubahan, sepertihalnya pemerintahan Tiongkok yang beberapa tahun lalu jumlah masyarakatnya nya 4 kali lebih miskin dari Indonesia. Kini pemerintahan Tiongkok membuat perubahan bahwa 5 tahun mendatang masyarakatnya akan bebas dari kemiskinan. “Indonesia tidak maju karena pemerintah takut atau ragu melakukan perubahan. Seharusnya Indonesia harus berani melakukan perubahan seperti Tiongkok yang lebih miskin dari Indonesia tapi 5 tahun mendatang masyarakatnya bebas kemiskinan,” cetus pria berbaju merah itu. (Ars)

No comments:

Post a Comment