Emil Misbach; Harap Lulusan Komunikasi Berkompeten di Bidang Fotografi - Araaita.com

Breaking News

Saturday, 4 November 2017

Emil Misbach; Harap Lulusan Komunikasi Berkompeten di Bidang Fotografi

doc. Wardah/arta
Araaita.com- Acara workshop fotografi yang dilaksanakan di  Aula Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, pada hari Jumat (3/11) pukul 13.00 ini membahas terkait pengembangan kompetensi mahasiswa dalam bidang fotografi. Materi tersebut disampaikan oleh Emil Misbach, seorang fotografer sekaligus penulis buku berjudul Nambangan dalam Foto.

Dengan adanya workshop yang diadakan di FDK ini, mahasiswa bisa mengambil  pembelajaran terkait materi fotografi. Emil menegaskan kepada mahasiswa yang nantinya akan menjadi lulusan komunikasi, minimal mempunyai kompetensi dalam bidang fotografi seperti dasar pengambilan gambar.

“Kompetensi itu merupakan bentuk pengesahan sebuah keahlian atau menjadi tolak ukur dari sebuah keahlian, paling tidak mereka bisa tahu bentuknya kamera dan teknik dasarnya, seperti pegang kamera,” jawabnya saat diwawancarai oleh crew Araaita.com seusai acara.

Tentu adanya keahlian dalam menciptakan sebuah karya fotografi yang baik. Emil memberikan langkah-langkah yang harus dilakukan oleh seorang fotografer baik pemula maupun yang sudah jago dalam dunia fotografi, seperti banyaknya latihan memotret, dan membaca banyak referensi terkait fotografi.

 “Kalau mau hasil fotomu baik, harus sering banyak melihat foto dan yang terpenting adalah prakteknya. Kalau bisa juga harus punya buku fotografi sebagai pengetahuan,” ujarnya saat menyampaikan materi kepada para peserta workshop.

Emil punya pendapat mengenai bagaimana sikap seorang fotografer yang seharusnya dilakukan saat menghasilkan sebuah karya yaitu dengan mengakui hasil foto yang didapatkan tidak merasa paling baik. 

“Pelajaran paling menarik dari dunia fotografi yaitu ketika dia harus bisa mengakui hasil fotonya itu buruk. Jadi ke depannya, dia bisa mengoreksi fotonya lebih baik lagi,” katanya.

Kebanyakan orang di luar sana menganggap bahwa seorang fotografer identik dengan orang yang memiliki kamera. Artinya orang yang punya kamera itu pasti fotografer. Tetapi bagi Emil tidak. "Seorang fotografer itu bukan hanya yang punya kamera. Tetapi, ia yang punya semangat untuk mau belajar dalam fotografi secara terus-menerus," katanya.

Emil tak lupa menyisipkan motivasi dalam dirinya, yang juga ia sampaikan kepada para peserta workshop. “Kalau motivasi saya itu dari bikin buku Zine Fotografi yang gunanya untuk mengingat semua memori saya mengenai fotografi, ditambah lagi acara-acara seperti workshop ini. Kalau bisa kalian juga harus bikin buku Zine Fotografi seperti ini,” katanya sambil menunjukkan beberapa buku fotografi kepada para peserta.

Ia juga berharap bahwa mahasiswa komunikasi nantinya mampu berkembang khususnya dalam dunia fotografi. “Dimana mahasiswa bisa mengembangkan fotografi ini menjadi salah satu usaha yang menarik bagi mahasiswa khususnya mahasiswa komunikasi,” imbuhnya. (Wrd)


No comments:

Post a Comment