FDK Bekali Mahasiswa Melalui Workshop Lab Audio-Visual - Araaita.com

Breaking News

Friday, 3 November 2017

FDK Bekali Mahasiswa Melalui Workshop Lab Audio-Visual



doc. isdi/Arta

Araaita.com – Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), menggelar workshop Lab Audio Visual yang bertempat di aula FDK. Workshop ini diadakan tiga hari berturut-turut dari tanggal 2-4 November dengan tema yang berbeda-beda

Acara workshop yang dimulai pada hari kamis itu mengangkat tema ‘Peningkatan Kompetensi Mahasiswa dibidang Jurnalistik Televisi’. Workshop ini dibagi menjadi dua sesi dan diisi dengan dua narasumber, yakni Subhan Ali selaku produser Metro TV Jawa Timur, dan Yaki Rahardja selaku program director (PD) Metro TV.

Subhan Ali dalam sesi pertama menjelaskan mengenai jurnalistik televisi dan memberikan beberapa pedoman yang harus dipegang saat menjadi seorang jurnalis televisi. Selain itu, Saat ditemui crew araaita, Subhan Ali menjelaskan bahwa tantangan jurnalistik di televisi adalah dalam pengelolaan berita yang disiarkan di televisi.

“Tetap menampilkan dan mengelola suatu berita yang independen, objektif, dan netralitas itu yang terpenting. Karena jika tanpa itu, semua orang yang melihat berita tersebut tidak puas dan akan ditinggalkan,” ujarnya.

Saat sesi kedua yakni Yaki Rahardja menjelaskan materi tentang teknik shooting dan editing. selain memberikan materi , Yaki juga memberikan contoh dan praktik shooting saat itu juga.

Adanya worksop ini adalah untuk menambah kompetensi dan keahlian mahasiswa,  yang mana selain mendapatkan materi dari perkuliahan mereka bisa mendapatkan materi di luar kelas.

“Supaya nanti lulusan-lulusan UIN itu, terutama di Fakultas Dakwah dan Komunikasi punya keahlian lebih dibandingkan dengan mahasiswa yang lainnya yang tidak dapat workshop,” tutur Rahmad selaku dosen FDK yang mengkoordinir acara tersebut.

Peserta workshop ini dibuka untuk FDK, akan tetapi yang berpartisipasi hadir sekitar 140 peserta dan kebanyakan dihadiri oleh mahasiswa prodi Ilmu Komunikasi (ILKOM) dan prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI).

Aghnina Maghfiroh, mahasiswa KPI mengikuti workshop ini karena temanya sangat menarik. “Dilihat dari tema itu menarik, dan karena dari dasarnya sendiri KPI kedepannya membutuhkan hal tersebut, sebelum magang dan KKN (Kuliah Kerja Nyata) minimal sudah punya kompetensi,” tuturnya. (isdi)

No comments:

Post a Comment