Nadya Prasetyo; Mulai Usaha, Berani Gagal, akan Berkembang - Araaita.com

Breaking News

Friday, 17 November 2017

Nadya Prasetyo; Mulai Usaha, Berani Gagal, akan Berkembang

doc. Arifah/arta

Araaita.com – (16/11) Terlihat puluhan mahasiswa memasuki gedung Auditorium Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya untuk mengikuti seminar kewirausahaan bertajuk ‘Go Success With Your Fashion’ yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI).

Acara yang dimulai pukul 09:00 WIB ini merupakan program kerja (proker) dari Himaprodi Akuntansi yang diikuti oleh para mahasiswa dan dihadiri oleh dua narasumber yakni Prasetio penggagas 1000 pengusaha muda Surabaya dan Nadya Prasetyo owner GIYOMI.ID yang mengubah hobi menjadi penghasilan terbesarnya saat ini.

Nadya menjelaskan bahwa sebelum memiliki brand fashion bernama GIYOMI.ID yang setiap bulannya 4000 psc barang terjual, ia hanyalah mahasiswi yang hobi berbelanja pakaian kemudian memulai usaha menjadi reseller barang yakni aksesoris-aksesoris dan baju-baju suplier.  

“Dulu saya hobi beli baju, terus saya berfikir kenapa gak dibuat bisnis yang jelas-jelas mendapatkan uang, lalu saya mulai menjadi reseller aksesoris case handphone yang hasilnya saya gunakan modal untuk jualan baju yang peluang pasarnya besar dan paling banyak dicari orang,” cetusnya.

Menurutnya modal utama seorang wirausaha yaitu nekat, ketika seseorang mulai berbisnis maka harus berani gagal karena dengan kegagalan dapat memberikan pengalaman serta pelajaran yang baik untuk kedepan sehingga bisnis dapat berkembang.

“Kuncinya nekat, lama-lama tahu jualan yang benar dan tahu celah-celahnya. Dulu ketika bisnis saya berkembang saya menerima reseller, ternyata resellernya menipu pembeli dan pembelinya komplain ke saya jadi pengalaman itu saya gunakan sebagai guru dengan sementara tidak menerima reseller karena nantinya dapat mematikan brand saya,” tutur perempuan berbaju biru itu.  

Dalam kesempatan ini ia juga memberikan tips untuk menjadi seorang wirausahawan harus memiliki 4 pilar yakni berani memulai usaha, kedua fokus pada usahanya, ketiga membuat hal-hal yang baru dalam produk-produknya, dan membuat tim setelah usahanya berkembang.

“Pertama nekat memulai jangan takut gagal, fokus untuk mengembangkan usaha, berinovasi membuat desain-desain yang baru karena fashion selalu diminati banyak orang, dan setelah bisnisnya berkembang buatlah tim untuk mengatur usaha-usahamu,” ungkap wanita berusia 23 tahun itu.

Dengan adanya seminar ini, Silviya Hayinun Arafah selaku ketua pelaksana seminar berharap agar para mahasiswa yang tertarik pada dunia fashion dapat merubah ketertarikannya menjadi sebuah wadah untuk berwirausaha.

“Anak-anak jaman sekarang kan paling menonjol dalam dirinya fashion. Nah, dengan adanya seminar ini maka mereka tahu bagaimana merubah hobinya menjadi sebuah ajang untuk berwirausaha,” ucap mahasiswa semester lima itu. (Ars)

No comments:

Post a Comment