OKP, Akui Tak Mudah Satukan Organisasi Yang Berbeda Pemikiran - Araaita.com

Breaking News

Friday, 17 November 2017

OKP, Akui Tak Mudah Satukan Organisasi Yang Berbeda Pemikiran

doc. Rurun/Arta

Araaita.com - Kamis (16/11) Organisasi Kepemudaan (OKP) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, mengadakan acara silaturahmi dan sarahsehan  yang diikuti oleh puluhan mahasiswa yang tergabung dalam gerakan mahasiswa di  aula lantai tiga Fakultas Dakwah Dan Komunikasi (FDK)

Ada enam organisasi mahasiswa yang hadir dalam acara  tersebut. Yaitu Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), dan yang terakhir adalah Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PKPT IPNU) UINSA.

Acara yang bertemakan ‘Bergotong Royong Menangkal Radikalisme Di UINSA’ dibuka langsung oleh Ali Mufrodi selaku Wakil Rektor tiga bidang kemahasiswaan. dan juga menghadirkan narasumber perwakilan dari setiap pergerakan tersebut.

M. Mahmud Qudlori salah satu perwakilan dari Organisasi PMII, mengatakan bahwa tidak mudah untuk mengumpulkan semua OKP menjadi satu karena setiap gerakan mempunyai pemikiran yang berbeda-beda.

“Kita berbeda pemikiran, tidak mudah menyatukanya dalam forum seperti ini,” tutur lelaki yang akrab dipanggil Doyok.

Senada dengan Muhammad Mahmud Qudory, Agas Raya Panghudi Luhur selaku ketua komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) mengatakan bahwa, setiap organisasi kepemudaan mempunyai sudut pandang yang berbeda-beda namun hal itu bisa diselesaikan dengan cara berdiskusi untuk mencari jalan tengahnya.

“Pasti ada konflik, namun kita harus bisa mengatasi itu agar terwujudnya acara ini, juga dapat membentuk keberhasilan kita menyatukan berbagai sudut pandang,” ujar lelaki prodi psikologi tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa acara ini sangat bermanfaat karena dapat menyatukan seluruh gerakan mahasiswa yang berbeda faham dan juga bisa membangun citra yang baik bagi organisasi maupun kampus.

“Forum seperti ini jangan sampai berhenti disini, untuk OKP juga harus sering-sering mengadakan acara bersama, karena dampaknya sangat besar sekali untuk UIN dan untuk organisasi, selain itu untuk menjalin relasi antar organisasi kepemudaan,” imbuhnya saat diwawancarai crew araaita.com. (aida)

No comments:

Post a Comment