Wadek I FDK Angkat Bicara Soal SK Jam Malam - Araaita.com

Breaking News

Thursday, 23 November 2017

Wadek I FDK Angkat Bicara Soal SK Jam Malam


doc. Istimewa

Araaita.com – Menyoal Surat Keterangan (SK) yang dibuat oleh rektor UIN Sunan Ampel Surabaya yakni nomor 124 tahun 2017, berisi menetapkan bahwa mahasiswa dilarang menginap di kampus dan rapat, diskusi serta kegiatan semacamnya berada di area kampus berakhir pada pukul 21.00 WIB.

Hal itu membuat wakil dekan I Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Imas Maysaroh, turut angkat bicara terkait itu. Ia memaparkan bahwa dikeluarkannya SK itu lantaran banyaknya mahasiswa yang menginap di kampus hingga berujung ditemukan sedang asyik berpacaran. Bahkan, diketahui juga ada salah satu mahasiswa yang menghisap barang terlarang, seperti ganja.

"Sedih, jika saya menjadi orang tuanya. Pengaruh lingkungan sangat berbahaya. Terlebih malu kampus  kita adalah kampus Islam," lirihnya.

Ia juga mengatakan bahwa waktu yang diberikan hingga pukul 21.00 WIB sangat cukup untuk digunakan rapat dan diskusi keilmuan. Sebab kebanyakan dari mahasiswa selesai perkuliahan pada pukul 16.00 WIB. 

"Tidak cukup karena rapatnya itu jam karet terus mengundur-ngundur waktu. Jikalau memang ada kegiatan yang membutuhkan tambahan waktu bisa minta izin dan juga bisa lewat Whatsapp," jelasnya.

Fika, mahasiswi asal Madura semester 1 prodi Ilmu Komunikasi asal Bangkalan juga ikut angkat bicara perihal SK rektor. Ia mengaku setuju dengan aksi penolakan terkait kebijakan rektor mengenai dilarangnya mahasiswa menginap di kampus.

 "Tidak ada tempat lain yang dapat digunakan untuk rapat dan diskusi selain di kampus," katanya.

Tambahnya, juga harus adanya pengawasan dan pengontrolan dari kampus mengenai mahasiswa yang berada di kampus di atas pukul 21.00 WIB. "Harus ada pendataan dan alasan yang jelas untuk menghindari hal-hal negatif yang tidak diinginkan," pungkasnya. (Ning/Moh)

No comments:

Post a Comment