Riadi Ngasiran: Wartawan Sesungguhnya Harus Memiliki Mahkota - Araaita.com

Breaking News

Monday, 18 December 2017

Riadi Ngasiran: Wartawan Sesungguhnya Harus Memiliki Mahkota




doc. Bim/Arta

Araaita.com - Sabtu (16/12) sekitar pukul 13.30 WIB, Riadi Ngasiran memulai materinya dalam acara workshop yang diadakan oleh Lakpesdam PCNU Surabaya bertajuk "Jurnalistik, Penulisan Karya Tulis Ilmiah".

Sejak tahun 2014 sampai saat ini, Riadi, menjadi seorang Pemimpin Redaksi (pemred) salah satu majalah organisasi islam yakni Nahdlatul Ulama dengan nama AULA.
Pemred AULA ini dalam paparannya menjelaskan tips atau cara bagaimana  mengembangkan pikiran sebagai seorang penulis.

"Misalkan seorang tata ilmu kota, dia tidak hanya dapat mendesain arsitek perkotaan saja, tetapi juga masyarakat nanti akan tahu tentang keilmuwan itu ketika dia (red, arsitek) juga sudah menulis di media massa," jelas pria dengan kemeja hitam yang dijinjing setengah tersebut.

Lebih lanjut, lelaki berkumis ini saat diwawancarai menjelaskan betapa pentingnya menulis untuk masyarakat apalagi bagi seorang wartawan yang notabene tahu banyak hal.

"Jadi menjadi wartawan itu bukan sekedar meminjam orang untuk berbicara sebagai narasumber, namun juga harus membuktikan keberhasilannya sebagai seorang wartawan dengan memiliki sebuah mahkota berupa buku yang ia ciptakan," terangnya saat diwawancarai oleh wartawan araaita.com

Menurutnya itulah yang menjadi sebuah eksistensi seorang wartawan sesungguhnya, sehingga keilmuwan dan kedisiplinannya betul betul terbuktikan."Sehingga eksistensi dia utuh sebagai seorang wartawan," pungkasnya. (Bim)

No comments:

Post a Comment