Tari Daerah; Tak Melulu Untuk Hiburan - Araaita.com

Breaking News

Tuesday, 12 December 2017

Tari Daerah; Tak Melulu Untuk Hiburan



doc. Ning/Arta


Araaita.com - Tari khas daerah Banyuwangi diawal acara seminar nasional yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa (HIMA) Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) yang berlangsung di gedung Auditorium banyak menarik perhatian peserta Selasa (12/17).

Tarian tersebut turut disaksikan oleh banyak fakultas di UINSA, seperti Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), dan juga Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH).

Tari padangulan adalah satu jenis tari daerah Blambangan Banyuwangi yang termasuk jenis tari kelompok berpasangan, dan sudah dikenal di seluruh daerah Jawa Timur. Demikian juga dikatakan oleh salah satu penari diawal penampilan menyampaikan bahwa tarian yang akan ditampilkan adalah tari padangulan tari khas daerah Banyuwangi yang memiliki sisi spiritual. Tarian tersebut tarian berpasangan antara pemuda dan pemudi.

Nila juga mengatakan bahwa tarian tersebut tari padangulan yang merupakan tari berpasangan yang terdapat perpaduan budaya Bali di dalamnya.
Serta terdapat pesan moral yang disampaikan.

"Pesan tersebut bahwa kita harus selalu bersyukur. Selain itu bentuk ucapan selamat datang dengan bingkai irama sholawat diakhir tarian," lirih salah satu penari tersebut terhadap wartawan araaita.com saat usai acara.

Tarian tersebut demikian ditanggapi oleh salah satu mahasiswi UINSA bernama Dewi prodi Ilmu Falaq FSH mengatakan bahwa adanya tari daerah dipembukaan acara merupakan hal yang unik. Lantaran, dirinya belum pernah melihat sebelumnya acara resmi yang diawali dengan tari daerah.

"Bagus melalui tari daerah yang dibingkai bersama irama sholawat di dalamnya menunjukkan bahwa berdakwah dapat dilakukan melalui berbagai macam hal, misalnya melalui tari daerah ini," pungkasnya. (Ning)



No comments:

Post a Comment