Dukung Pendidikan Di Pelosok Desa, Mahasiswa KKN UINSA Rela Menyusuri Hutan - Araaita.com

Breaking News

Thursday, 8 February 2018

Dukung Pendidikan Di Pelosok Desa, Mahasiswa KKN UINSA Rela Menyusuri Hutan


Araaita.com - Madiun, Pernah menoton program televisi yang berjudul “si Bolang”?, Si Bolang atau si Bocah Petualang dikenal sebagai program salah satu televisi swasta yang menceritakan kegiatan anak pelosok negeri dalam kesehariannya, termasuk aktifitas pendidikanya yang memperlihatkan semangat tinggi belajar anak-anak di daerah terpencil pelosok negeri.
Rupanya Ini pula yang dirasakan mahasiswa KKN UINSA ketika mengajar di salah satu SDN yang terletak di Dusun Bamban Desa Winong Kecamatan Gemarang Kabupaten Madiun.
SDN yang terletak di Dusun Bamban desa Winong ini termasuk daerah terpencil dengan akses jalan yang susah ditempuh. Memiliki hanya 3 ruangan yang terdiri dari ruang kepala sekolah yang dirangkap dengan ruang guru, satu kelas yang berisi anak-anak kelas 1-3, dan satu ruangan lain berisi anak-anak kelas 4-6.
Gb. Salah Satu Ruang Kelas SDN Winong 04
Selama masa pegabdian, mahasiswa KKN UINSA harus menyusuri jalan sepanjang kurang lebih lima kilometer dengan keadaan jalan yang menanjak, curam dan berbatu untuk dapat sampai di sekolah tersebut.
Sepanjang jalan yang dilewati dipenuhi oleh hutan jati serta jarang ada masyarakat yang melintasi jalan tersebut, terlihat hanya pekerja ladang yang sekali dua kali melewati jalan itu.
Disisi lain terdapat satu akses jalan cepat untuk dapat sampai ke sekolah dasar tersebut, yakni dengan menyeberangi sungai, dengan begitu estimasi jarak yang harus ditempuh untuk sampai di sana hanya dua kilometer.
“Benar-benar merasa seperti Si Bolang jika menyusuri jalan sungai seperti ini” ungkap Zuny, salah satu mahasiswa KKN sembari berjalan pelan menyeberangi sungai tersebut.
Walaupun begitu, semangat belajar dari anak didik SDN winong 04 ini masih sangat besar.  Hal itu terlihat ketika para siswa di sekolah tersebut datang lebih awal sekitar pukul 6 pagi. “Satu setengah jam lebih awal dari jam masuk sekolah,” lanjutnya
Proses belajar mengajar disekolah negeri itu tidak terpatok pada ruang kelas yang sempit, dalam pengabdiannya, mahasiswa KKN UINSA hanya berbekal semangat belajar anak didik di sekolah itu dengan proses belajar di alam terbuka, sama persis seperti program si Bolang.
Menyenangkan; Saat Mahasiswa KKN Mengajak Para Siswa Belajar Di Alam Terbuka
Namun begitu, melihat kondisi anak didiknya yang menuntut ilmu dengan fasilitas seadanya ini, kepala sekolah berharap agar pemeritah bisa lebih memperhatikan sekolah-sekolah pelosok.
“Seperti SDN Winog 04 ini, sekolah disini termasuk sekolah yang sulit dijangkau orang luar, maka saya harap pemerintah memperhatikan ini,” kata kepala sekolah SDN Winong 04, Jayadi. (Azizah/Arta)

No comments:

Post a Comment