Peserta Pemilih Tak Maksimal, KPU Anggap Mahasiswa Tak Tahu Calon Kandidat - Araaita.com

Breaking News

Saturday, 17 March 2018

Peserta Pemilih Tak Maksimal, KPU Anggap Mahasiswa Tak Tahu Calon Kandidat

Dok. Isma/Arta

Araaita.com - Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah (Himaprodi MD) mengelar pemilihan ketua Himaprodi baru tahun 2018 pada Kamis, 15/03.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di Loby Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) dan berlangsung dari pukul 08:00 hingga 12:00. 

Agenda pemilihan himaprodi tersebut diikuti oleh 300 mahasiswa Manajemen Dakwah yang terdaftar sebagai pemilih.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasby As-shidiqi menyebutkan, bahwa dari jumlah yang terdaftar, hanya 207 mahasiswa yang menggunakan hak suaranya.

“Perbandingan antara mahasiswa yang menggunakan hak suara 75% banding 35% dari mahasiswa yang golput”, jelasnya. 
Hasby menduga, bahwa mahasiswa yang tidak memberikan hak suaranya tersebut lantaran kurang mengetahui calon kandidat ketua dan wakil ketua himaprodi yang mendaftar. 

“Karena waktu kampanye ke kelas-kelas terbatas hanya tiga hari, sedangkan para paslon lebih memilih kampanye lewat sosmed atau WhatsApp,” terangnya. 

Berbeda dengan Siska Purnama, pasangan terpilih ketua himaprodi MD 2018 mengatakan, jika kampanye lewat sosial media sudah dilakukan oleh para paslon dengan gencar karena dianggap lebih lebih efektif.

"Mungkin benar apa yang di katakan ketua Kpu, akan tetapi menurut saya pribadi, kalau soal mahasiswa yang tidak tahu informasi ada pemilihan ini saya rasa itu tidak benar, karena untuk sosialisasi lewat sosmed udah sangat gencar dilakukan oleh ketiga paslon,” Ungkapnya.

“Kalau untuk tidak kampanye ke kelas, itu sudah kesepakatan kami para paslon, karena menurut kami tu tidak efektif, lebih efektif ketika lewat sosmed," jelasnya. (Ism)

Baca Juga :
Dua Periode Pemilu di UINSA, Masih KPI yang Pakai Semi-online
Unggul 143 Suara, Ahmad Ziyaul Haq Terpilih sebagai Ketua HMP BKI

No comments:

Post a Comment