Teater SUA Bangkitkan Matahari di Hari Teater Sedunia - Araaita.com

Breaking News

Tuesday, 27 March 2018

Teater SUA Bangkitkan Matahari di Hari Teater Sedunia

Dok. Moh/Arta

Araaita.com - Hari teater sedunia, Teater SUA Fakultas Dakwah dan Komunikasi UINSA peringati dengan menghelat pementasan terbuka di pertigaan tepi jalan trotoar sisi utara gedung Twin Tower, Selasa siang (27/3).

Mereka menampilkan deklamasi puisi karya WS Rendra sajak Matahari (1976) yang sengaja dipilih.

“Penampilan ini dimaksudkan untuk memperingati hari teater sedunia, disamping itu juga ingin mengembangkan seni teater kami,” ujar Wildan, ketua Teater SUA sekaligus salah satu aktor saat itu.

Tampak lima aktor menampilkan deklamasi puisi secara ekspresif. Wildan, akrab disapa Kiwil, dengan lembaran kertas ditangannya sambil menggenggam tali yang diikatkan pada Irfan, alias Bimbim.

Wildan dengan apik mengartikulasikan sajak Rendra itu. Irfan yang diikat badannya jalan merangkak bak hewan peliharaannya.

Diangkatnya sajak ‘Matahari’ dari sang ‘Burung Merak’, mereka tak ingin melupakan sastrawan terdahulu itu.

“Kami juga ingin mengenang sastrawan lama agar tidak dilupakan,” imbuh pria bibir hitam itu.

Tak hanya itu, ia menuturkan bahwa dibawakannya puisi itu mengingatkan agar kita tidak menikmati sisi baiknya, tapi juga sisi buruknya.

“Dimana gelap itu menjadi perjalanan menuju terang. Kita tidak boleh hanya menikmati enaknya saja,” sambung pria dengan ikat kepala birunya.

Di sisi jalan dekat bangunan yang mangkrak itu, tampak Yeni menari-nari beralas kain hitam dengan scraft merah diikatkan di lehernya serta selendang batik selimuti tangannya. Ia tak sendirian, dengan diiringi tabuhan jimbe dari rekannya.

Juga di trotoar yang lain sisi baratnya, penari ijen menggoyang gerak tubuhnya ikuti irama musikalisasi.

Tak hanya tampil di situ, mereka membagi menjadi tiga titik adegan, yakni di pertigaan jalan bekas blok M, juga di area dekat gazebo Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, serta di bahu jalan depan gedung anyar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. (Amj/Moh)

No comments:

Post a Comment