Atasi Gangguan Psikis Dengan Sholat Tahajud - Araaita.com

Breaking News

Sunday, 22 April 2018

Atasi Gangguan Psikis Dengan Sholat Tahajud

Doc. Istimewa

Sholat sepertiga malam tentu sudah tak asing lagi di telinga kita, yakni sholat tahajud. Sholat tahajud adalah sholat yang paling utama setelah sholat fardhu. Sholat tahajud merupakan salah satu sholat yang sulit sekali dilakukan oleh kebanyakan orang. Disamping karena memang waktunya berada pada jam paling nyaman untuk tidur. Selain itu, juga karena adanya godaan – godaan, seperti halnya dilanda kantuk.

Keunikan lain yang sering kali terjadi ketika hendak sholat tahajud, yaitu tertidur alias tidak bangun-bangun. Padahal, sebelumnya telah diniatkan bangun malam untuk sholat tahajud. Bahkan, agar dapat bangun malam memilih untuk tidur lebih awal. Di sisi lain, usaha yang dilakukan agar dapat bangun, yakni menggunakan alarm. Tapi, sayang sekali hal demikian untuk sebagian orang tidak banyak membawa pengaruh dalam artian tetap saja tidak bangun. Kadang pula,  alarm tersebut tak terdengar sama sekali.

Akan tetapi, hal itu tidak perlu disayangkan sebab bila seseorang telah berniat untuk bangun malam ataupun sholat tahajud sebelumnya. Dalam artian tidak bangunnya karena memang tidak bangun bukan sengaja diteruskan untuk memilih nikmatnya kasur empuk hingga fajar datang menjemput.

Maka, sejatinya seseorang tersebut telah mendapat pahala. Hal demikian dapat terjadi karena niat yang ditanamkan merupakan bagian daripada niat yang baik. Walau, pada akhirnya tidak bangun juga.

Di balik adanya berbagai macam godaan yang menimpa, disana terdapat banyak kedahsyatan dari sholat tahajud. Pada umumnya telah banyak orang mengetahui, bahwa sholat tahajud dapat mengangkat derajat seseorang. Tapi, kedahsyatan sholat tahajud tak hanya itu saja. Melainkan, sholat tahajud dapat menjadi salah satu alternatif yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, seperti penyakit fisik dan mental atau psikis.

Penyakit mental merupakan penyakit yang jauh lebih menyakitkan daripada penyakit fisik. Sebab, penyakit mental memiliki pengaruh besar pada kondisi jiwa setiap orang. Hingga dapat dikatakan bahwa penyakit mental tersebut menyakitkan, sakit yang tak berdarah – darah. Salah satunya penyakit mental, yaitu stress.

Kerap kali banyak ditemukan orang- orang disekitar kita, baik keluarga, teman, ataupun kerabat. Dimana mereka berada pada suatu keadaan yang mengusik jiwa dan akal fikirnya hingga mampu menimbulkan stress. Stress ini, yang nantinya dapat timbul dalam berbagai bentuk, seperti bawa perasaan yang berlebihan, apatis, mudah lelah, dan depresi. 

Stress dapat disebabkan oleh banyak faktor, yaitu faktor pola fikir, pola makan, pola perilaku, pola lingkungan, dan kehendak tuhan. Hingga, pada akhirnya tubuh manusia mengalami refleksitas yang membentuk respon. Dan respon tersebut dapat berupa respon negatif atau respon positif. Namun, bila seseorang tak mampu merespon dengan respon positif atau postif thinking. Maka, terbentuklah respon negatif atau negatif thinking terhadap masalah yang mengusiknya, yakni stress.

Masalah-masalah yang menyebabkan stress tersebut dapat ditangani sebelum terjadi. Dan demikian dapat dinetralisir setelah hal tersebut terjadi. Salah satunya, yakni dengan bangun malam atau sholat tahajud. Banyak sekali keutamaan daripada sholat tahajud. Selain, dapat mengangkat derajat seseorang dan menyembukan berbagai macam penyakit. Sholat tahajud juga dapat memberi wahyu. Namun, wahyu itu tidak sama halnya dengan yang diberikan tuhan kepada nabinya. Tapi, wahyu itu dalam bentuk yang berbeda, yaitu seperti intuisi, ilham, dan firasat.

Demikian telah dijelaskan, hendak lah dari kita yang memiliki masalah bangun lah di sepertiga malam walau itu dengan rakaat yang sedikit. Bahkan telah disampaikan pula, bahwa apabila ada masing – masing orang yang bangun di sepertiga malam untuk sholat tahajud. Maka, sejatinya tuhan akan mengabulkan do’anya, apa yang dimintanya, dan mengampuni bagi orang yang meminta ampun kepadanya.

Begitu jelas kiranya, sebagaimana dijelaskan dalam hadis muslim, “Tuhan kita pada sisa sepertiga malam  yang terakhir turun ke langit dunia, kemudian berfirman: Siapapun yang berdo’a pasti Aku kabulkan, Siapapun yang meminta pasti Aku beri, Siapapun yang minta ampun pasti aku ampuni, sampai terbit fajar.”

Selain sholat tahajud dapat mengatasi masalah – masalah yang dihadapi setiap orang, demikian juga orang tersebut dijuluki sebagai orang yang ahli dzikir. Dari abu dawud disampaikan , “Barangsiapa bangun malam dan membangunkan keluarganya, lalu keduanya shalat dua rakaat dengan berjama‘ah, maka ditetapkan dalam kelompok orang-orang yang ahli dzikir kepada Allah.”

 Oleh : Ning Izmi Nugraheni
Mahasiswi Komunikasi dan Penyiaran Islam

No comments:

Post a Comment