Mahasiswi UINSA Keluhkan penutupan Gang Dosen - Araaita.com

Breaking News

Monday, 28 May 2018

Mahasiswi UINSA Keluhkan penutupan Gang Dosen

Dok. Aida arta
Araaita.com - Sejak terjadinya pengeboman di Surabaya pada (13/05), membuat kampus UIN Sunan Ampel Surabaya memperketat keamanan hingga saat ini. Hal ini terlihat dari diberlakukannya sistem satu pintu.

Pihak rektorat juga menutup pintu belakang kampus atau yang biasa disebut dengan gang dosen. Kebijakan ini membuat banyak mahasiswi yang mengeluh dikarenakan harus lewat pintu depan.

Leny Febrianti salah satu mahasisiwi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan mengatakan bahwa dirinya merasa kesusahan untuk pergi ke kampus sejak adanya penutupan gang dosen.

"Saya merasa kesulitan ketika harus pergi ke kampus harus muter lewat depan, apalagi sekarang bulan puasa," keluhnya saat di wawancarai oleh kru Araaita.com.

Ia juga menambahkan bahwa dirinya kadang harus manjat lewat pagar jika sudah buru-buru ingin ke kampus.

"Kadang saya harus manjat lewat pagar di adab, dan saya pernah jatuh," imbuh perempuan berkerudung ungu itu.

Senada dengan Leny, Novita Nur Aisyah mahasisiwi Jurusan Hukum Keluarga mengatakan bahwa dirinya merasa kesulitan pergi ke kampus semenjak ditutupnya gang dosen.

“Saya merasa kesulitan ketika pergi ke kampus, apalagi kalo sedang buru-buru iya kalo gak jatuh,” cetusnya.

Ketika kru Araaita.com melakukan klarifikasi ke pihak rektorat (24/05), Hety Wahyuni selaku ketua bagian umum mengatakan bahwa penutupan gang dosen dilakukan demi menjaga keamanan bersama.

"Sementara gang dosen ditutup demi keamanan kita bersama, karena kan kita semua ketahui kemarin sempat terjadi pengeboman di beberapa tempat di surabaya," jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa belum ada kejelasan kapan pintu gang dosen kembali dibuka.

"Kami belum tau kapan, saat ini kami masih terus berkonsultasi dengan polda dan koramil surabaya," pungkasnya. (Ai/ri)

No comments:

Post a Comment