Warek III Resmi Bekukan DEMA SEMA UINSA 2018 - Araaita.com

Breaking News

Tuesday, 15 May 2018

Warek III Resmi Bekukan DEMA SEMA UINSA 2018


Dok. Luluk Arta
Araaita.com – Pergolakan demokrasi di UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, khususnya pada pemilihan Dewan Mahasiswa (DEMA) Universitas dan Senat Mahasiswa (SEMA) Universitas terus berlanjut hingga saat ini.

Senin kemarin (14/5), enam mahasiswa mendatangi gedung rektorat untuk menanyakan perihal Pemilu Raya (Pemira) DEMA Universitas yang mereka anggap tidak sah dan cacat hukum.

Ahmad, koordinator dari Aliansi Mahasiswa Peduli UINSA, mengajukan tiga tuntutan terkait dengan DEMA yang terpilih maupun DEMA yang sudah demisioner.

Ia menuntut agar warek III membekukan terhadap segala aktivitas yang mengatasnamakan DEMA maupun SEMA.

"Saya mengajukan tiga tuntutan, yang pertama yaitu rektor tidak boleh mengeluarkan SK untuk DEMA terpilih. Kedua rektor harus memberikan sanksi tegas terkait dengan pemalsuan tanda tangan sesuai dengan KEM. Ketiga, kedepan tidak boleh ada kegiatan ataupun sejenisnya mengatasnamakan DEMA dan SEMA Universitas," pintanya dengan tegas.

Ia juga menambahkan, jika Warek III tidak bisa menyikapi hal ini, maka dikhawatirkan akan ada kekacauan di kampus UINSA. Ia juga meminta agar selama belum ada DEMA yang resmi, kantor DEMA juga tidak boleh digunakan. 

"Untuk sementara, kantor DEMA dan SEMA Univesitas harus disegel dan tidak boleh ada yang menempatinya," imbuh pria berbaju putih itu.

Setelah melalui perdebatan yang cukup panjang, antara Ali Mufrodi selaku Wakil Rektor III dengan para mahasiswa yang melakukan audiensi, akhirnya Wakil Rektor III menyetujui tuntutan yang diajukan mahasiswa dan melakukan tanda tangan kontrak.

"Kalau masih ada masalah, otomatis rektor tidak akan menyetujui. Walaupun yang menang pemilu kemarin minta di buatkan SK," tuturnya.

Akhirnya kesepakatanpun dibuat, wakil rektor III menandatangani surat pernyataan tentang pemberhentian secara hukum hasil Pemilu Raya DEMA UINSA.

Surat perjanjian tersebut berisi tentang pembekuan terhadap DEMA dan SEMA Universitas periode 2018, dan menindak tegas tindak pelanggaran dengan Kode Etik Mahasiswa (KEM). (Aida/Moh)

No comments:

Post a Comment