Panitia PBAK Dibatasi, Mahasiswa Segel Rektorat - Araaita.com

Breaking News

Thursday, 30 August 2018

Panitia PBAK Dibatasi, Mahasiswa Segel Rektorat


Dok. Arta
Araaita.com - PBAK (Pengenalan Budaya Akademik Mahasiswa) yang dilaksanakan pada hari kedua diwarnai dengan aksi penyegelan pintu utama gedung Twin Tower oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan dirinya mahasiswa.

Aksi penyegelan yang dilakukan kemarin (29/8) dibenarkan oleh satpam gedung Twin Tower. Ia mengatakan bahwa pintu sudah disegel ketika waktu subuh.

"Satpam yang jaga malem bilang jam setengah 5 itu dikunci," tutur Wahyu.

Kholili selaku koordinator aksi menyatakan bahwa aksi ini bertujuan untuk mengembalikan kebebasan mahasiswa.

"Kami ingin mengembalikan marwah mahasiswa, kemerdekaan yang sejati bagi mahasiswa," ujarnya ketika diwawancarai oleh crew araaita.com.

Berdasar pada SK yang dikeluarkan terkait peraturan PBAK yang tidak menyebutkan pembatasan jumlah panitia dari setiap pihak, Kholili bersama teman-teman tergerak untuk melakukan aksi tersebut.

"Tidak ada secara spesifik bahwa panitia dari mahasiswa harus 0,5 persen, dosen 50 persen dan karyawan 30 persen, adanya hanya keterlibatan mahasiswa, dosen dan karyawan," tuturnya.

Penyegelan yang berlangsung selama 5 jam tersebut mulai dibuka kembali setelah Rektor berkenan menemui para massa aksi tersebut dan membuahkan dua hal. Rektor menyetujui terkait keterlibatan mereka sebagai panitia dari pihak mahasiswa dan memperbolehkan diadakannya inagurasi setelah PBAK selesai.

"Kami sudah bertemu dengan rektor secara langsung dan meminta dua hal, pertama diadakannya inagurasi dan kedua penambahan jumlah panitia dari pihak mahasiswa," ungkap Kholili.

Saat ditelusuri oleh crew araaita.com melalui wawancara eksklusif dengan Masdar Hilmy selaku rektor UINSA, Masdar mengatakan bahwa hasil mediasi selain membahas permasalahan PBAK juga membahas terkait legalitas Dema Universitas.

"Awalnya saya menduga mereka melakukan aksi meminta kami melegalkan Dema universitas, ternyata mereka meminta keterlibatan mereka dalam PBAK sehingga kami menyelesaikan dua hal tersebut dalam satu forum," jelasnya. (Ayuk)

1 comment: