Mahasiswa Baru Gelar Aksi Penurunan UKT - Araaita.com

Breaking News

Saturday, 1 September 2018

Mahasiswa Baru Gelar Aksi Penurunan UKT

Dok. Arta
 Araaita.com - Penutupan PBAK (31/8), diwarnai demonstrasi mahasiswa baru. Aksi penolakan UKT yang terbilang mahal itu tepat dilakukan mahasiswa baru saat Wakil Rektor III menyampaikan sambutan pada penutupan PBAK di tribun sebelah selatan Sport Center.

Demi meredam suara massa, pihak panitia mengajak sebagian mahasiswa lain untuk membaca solawat dan meminta massa aksi untuk duduk kembali dengan tenang.

"Ayo baca sholawat sama-sama," ujar Agus selaku Wakil Dekan III Fakultas Dakwah dan Komunikasi.

Setelah bersitegang dengan pihak panitia, akhirnya massa kembali melanjutkan aksi dengan berorasi di depan Twin Tower.

Massa gabungan dari FAH (Fakultas Adab dan Humaniora) dan FSH (Fakultas Syariah dan Hukum) tersebut meminta tuntutannya untuk menurunkan UKT di kabulkan.

"Saya dari Aceh pak, jauh-jauh kuliah di sini UKT saya paling mahal, saya orang pinggiran, orang tua saya tiap hari makan tahu tempe," ungkap salah satu mahasiswa FSH.

Ali Ma'sum selaku Wakil Rektor III yang menemui massa meminta mereka untuk terlebih dahulu menikmati hasil UKT selama satu tahun, namun jika selama satu tahun masih terasa berat maka UKT akan diturunkan.

"Coba dulu satu tahun jika itu masih terasa berat baru nanti kami turunkan," bujuknya pada massa aksi.

Namun sayangnya hal tersebut ditolak oleh massa dikarenakan mereka merasa sudah sering di bohongi oleh birokrasi kampus.

"Kami sudah tidak percaya lagi pak, kami minta waktu di kerucutkan lagi menjadi 3 minggu," ujar Rijal selaku koordinator lapangan dari FAH.

Setelah berdebat cukup lama antara massa aksi dengan Wakil Rektor III, Ma'sum mengiyakan keinginan mereka, namun tidak menjamin akan selesai.

"Kalau kalian minta 3 minggu ya silahkan, tapi kan ada proses. Kemungkinan bisa turun kan butuh verifikasi gak mungkin langsung bisa turun, butuh proses," jelasnya.(Admin)

No comments:

Post a Comment