Warek III ; Konsep Baru PBAK Layaknya Kuliah - Araaita.com

Breaking News

Saturday, 1 September 2018

Warek III ; Konsep Baru PBAK Layaknya Kuliah

Dok. Arta
Latar belakang perubahan pengenalan Mahasiswa Baru (MABA) di UINSA memiliki ritme yang berbeda setiap tahunnya, dari Orientasi Studi Cinta Almamater (OSCAAR) ke Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB), hingga menjadi PBAK.

Pembeda acara tersebut terletak pada orientasi  acara atau kegiatan. Dalam pelaksanaan OSCAAR dihandle oleh mahasiswa, dan beberapa tenaga pendidik akademik. Sedangkan, PBAK berorientasi pada pengenalan budaya akademik dan kemahasiswaan.

Selain itu, PBAK dihandle penuh oleh Universitas. Dalam penentuan kepanitiaan dilibatkan dosen, karyawan dan mahasiswa.

“Kalau sekarang mahasiswa baru hanya diisi materi-materi saja, tanpa imbuhan yel-yel maupun semacamnya,” ujar Wakil Rektor (Warek) III.

Diubahnya PKKMB menjadi PBAK ditinjau dari orientasi di kampus-kampus umum maupun agama yang terkena dampak radikalisme.

Perlu adanya perubahan mengenai budaya radikalisme untuk mencegah paham radikal.

PBAK diharapkan dapat meminimalisir paham radikalisme di kampus. Hal ini utamanya teruntuk MABA yang tidak mengetahui latar belakang dari masing-masing Mahasiswa.

“Dengan PBAK kita diharapkan dapat meminimalisir paham radikalisme,” sambung Warek III.

Warek III, Ali Ma’shum meyakini kegiatan PBAK akan terlaksana dengan sukses. Namun tentu saja membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk mencapai target dalam menumpas radikalisme.

Mahasiswa yang berlatar belakang mengenyam pendidikan di Sekolah Menengah Atas (SMA) dikhawatirkan pernah terpengaruh radikalisme dan dalam waktu singkat tidak mungkin berubah total.

“Untuk mengetahui kesuksesan sebuah acara, tentu tidak mungkin dengan waktu singkat,” Warek III. 

Warek III menyatakan, adapun rencana konsep PBAK 2018 seperti halnya aktivitas perkuliahan. Tidak ada penggiringan layaknya anak Taman Kanak-Kanak (TK).

“Jadi tidak ada suruhan ‘ayo cepat-cepat, ayo baris atau apa,’’ ujar Warek III. 

Pelaksana lapangan dalam PBAK tahun ini merupakan Resimen Mahasiswa (Menwa), yang ditugaskan untuk mengawasi, mengamankan, dan menertibkan PBAK saat MABA berkumpul di Sport Center.

Tiga orang Menwa ditugaskan untuk mengawasi di setiap fakultas, dan selebihnya adalah ranah dosen.

Pihak Menwa menambahkan mungkin saat PBAK ada beberapa konsep yang berubah saat upacara pembukaan PBAK, terutama untuk petugas upacara.

Dari ranah Universitas, Menwa dan Pramuka ditugaskan menghandle acara, sedangkan dalam ranah fakultas, hal tersebut menjadi kebijakan masing-masing fakultas. (Ant, Mfq, Dia)

No comments:

Post a Comment