Berebut Legalitas Stand, HMI dan SEMA FAHUM Bentrok - Araaita.com

Breaking News

Tuesday, 9 October 2018

Berebut Legalitas Stand, HMI dan SEMA FAHUM Bentrok


Dok. Istimewa

Araaita.com -  Senin (8/10) Sempat terjadi perselisihan saling dorong dan pemukulan antara anggota organisasi ekstra kampus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dengan ketua Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Adab dan Humaniora (FAHUM).

Perselisihan itu terjadi dikarenakan organisasi HMI membuka stand yang seharusnya menjadi stand dari UKM Ishad, pasalnya setiap organisasi ekstra maupun intra kampus harus mempunyai surat legalitas tempat dari pihak SEMA.

“Keputusan itu sudah diatur di dalam Kongres Besar Mahasiswa Fakultas (KBMF),” ujar Alwy, selaku ketua SEMA FAHUM.

Dari laporan UKM Ishad, pihak SEMA langsung menindak tegas dengan cara mecabut bendera HMI yang terpasang di stand Ishad. Akibatnya terjadilah perselisihan dan pemukulan yang berlanjut kepada pihak kepolisian.

“Ya kami tidak terima kalau bendera kami di ambil,” ujar Arifin selaku anggota HMI yang terlibat dalam perselisihan.

Berkenaan dengan kejadian itu, HMI membawa permasalahan tersebut ke Polsek Wonocolo. Dimana mereka melaporkan bahwa telah terjadi pemukulan pada salah satu anggotanya yang dilakukan oleh ketua SEMA sendiri. “Ini bagian bawah mata saya masih lebam,” keluh Arifin.

Dan pada akhirnya akan diadakan mediasi antara Dekan III, SEMA, dan HMI. Karena menurut penuturan dari SEMA FAHUM menjelaskan bahwa pihak kepolisian sendiri menyatakan sebenarnya tidak memiliki wewenang terkait permasalah tersebut.

“Seharusnya kan bisa diselesaikan lewat struktural kampus, kan masih ada Wadek III selaku kemahasiswaan,” tutur Wicaksono, Wakil Gubernur FAHUM.

Menurut keterangan dari pihak HMI, mereka merasa telah meminta izin kepada SEMA namun tidak pernah mendapat persetujuan. Selain itu HMI juga mengaku diizinkan untuk membuka stand setelah Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) dilaksanakan.

“Ya, SEMA mengizinkan HMI membuka stand setelah MAPABA dan tanpa atribut apapun,” jelas A. Soni Hartono selaku demisioner yang mengurus perizinan pembukaan stand HMI. (Isz/Phi)

No comments:

Post a Comment